Banner Website
Peristiwa

Kebakaran Lahan Meluas, BPBD Pekanbaru Siagakan 90 Personel hingga November

19
×

Kebakaran Lahan Meluas, BPBD Pekanbaru Siagakan 90 Personel hingga November

Sebarkan artikel ini
BPBD Pekanbaru Siagakan 90 Personel Hadapi Kebakaran Lahan
Ilustrasi: Kebakaran lahan Pekanbaru kembali terjadi di sejumlah titik. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekanbaru. (R45/Y/MCR)

Rakyat45.com, Pekanbaru – Kebakaran lahan Pekanbaru kembali terjadi di sejumlah titik. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekanbaru bersama aparat gabungan terus berjibaku memadamkan api yang membakar lahan di kawasan Air Hitam, Kecamatan Payung Sekaki, dan Palas, Kecamatan Rumbai.

Tim gabungan melakukan pemadaman sekaligus pendinginan untuk mencegah kobaran api meluas ke area sekitar. Upaya tersebut dilakukan menyusul meningkatnya kejadian kebakaran lahan dalam beberapa hari terakhir.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Kota Pekanbaru, Martin Manoluk, mengatakan pihaknya telah menyiagakan puluhan personel untuk mempercepat penanganan di lapangan.

“Total kami menyiagakan 90 personel, mereka nantinya menyebar untuk memadamkan lahan terbakar,” kata Martin kepada Rakyat45.com, Senin (13/7/2026).

Berdasarkan pantauan Rakyat45.com, personel tersebut dibagi ke dalam tiga pleton, yakni Pleton Tanggap, Pleton Tangkas, dan Pleton Tangguh. Masing-masing pleton diperkuat 30 personel yang siap bergerak saat terjadi kebakaran lahan.

Selain sumber daya manusia, BPBD juga menyiapkan berbagai sarana pendukung, seperti mobil MPK, kendaraan water supply, serta mobil L300 untuk mempercepat mobilisasi personel dan peralatan ke lokasi kejadian.

“Kami juga menyiagakan sejumlah kendaraan operasional seperti mobil MPK, water supply dan mobil L300,” ujarnya.

Martin menambahkan, perlengkapan yang disiapkan tidak hanya selang dan nozel. Petugas juga dibekali baju tahan api serta mesin mini striker yang digunakan untuk menjangkau titik-titik kebakaran di lokasi yang sulit diakses kendaraan.

Hingga pertengahan Juli 2026, luas lahan yang terbakar di Kota Pekanbaru tercatat mencapai sekitar 38 hektare. Angka tersebut menjadi perhatian serius pemerintah daerah di tengah meningkatnya potensi kebakaran lahan pada musim kemarau.

Sebelumnya, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho telah menetapkan status Siaga Darurat Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kota Pekanbaru. Status siaga tersebut direncanakan berlaku hingga 30 November 2026 sebagai langkah antisipasi menghadapi puncak musim kemarau.***