Banner Website
Peristiwa

Touring Bareng UAS, Kapolda dan Pangdam, Bupati Afni Kenalkan Jejak Kesultanan Siak

24
×

Touring Bareng UAS, Kapolda dan Pangdam, Bupati Afni Kenalkan Jejak Kesultanan Siak

Sebarkan artikel ini
Touring UAS di Siak, Bupati Afni Kenalkan Sejarah Kesultanan
Touring UAS di Siak bersama Kapolda Riau Irjen Pol. Herry Heryawan dan Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo menjadi momentum memperkenalkan sejarah serta warisan budaya Kesultanan Siak. (R45/S)

Rakyat45.com, Siak – Touring UAS di Siak bersama Kapolda Riau Irjen Pol. Herry Heryawan dan Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo menjadi momentum memperkenalkan sejarah serta warisan budaya Kesultanan Siak. Dalam kegiatan tersebut, Bupati Siak Afni Zulkifli memandu rombongan mengunjungi sejumlah ikon bersejarah di Kota Siak Sri Indrapura.

Rangkaian touring dimulai dengan mengunjungi Jembatan Tengku Agung Sultanah Latifah, Istana Asserayah Hasyimiyah, tepian Sungai Siak, Masjid Syahabuddin, hingga kompleks makam Sultan Syarif Kasim II.

Di Jembatan Tengku Agung Sultanah Latifah, rombongan menaiki lift menuju puncak jembatan untuk menikmati panorama Sungai Siak. Kesempatan itu dimanfaatkan Bupati Afni untuk menjelaskan peran strategis Sungai Siak sebagai jalur perdagangan sekaligus benteng pertahanan alami Kesultanan Siak pada masa lalu.

“Hanya kawasan Sungai Apit yang tercatat pernah mengalami peperangan karena letaknya yang berhadapan langsung dengan laut. Selebihnya, posisi pusat pemerintahan Kesultanan Siak terlindungi oleh bentang alam sungai yang sangat strategis,” kata Afni, Senin (13/7/2026).

Menurutnya, pemilihan lokasi pusat pemerintahan Kesultanan Siak mencerminkan perencanaan yang matang, baik dari aspek pertahanan maupun aktivitas perdagangan pada masanya.

Usai menelusuri kawasan bersejarah, rombongan melaksanakan salat di Masjid Syahabuddin sebelum melanjutkan ziarah ke makam Sultan Syarif Kasim II, sultan terakhir Kesultanan Siak yang dianugerahi gelar Pahlawan Nasional karena kontribusinya terhadap perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Ustaz Abdul Somad (UAS) mengaku bersyukur dapat mengikuti kegiatan tersebut. Selain mempererat silaturahmi, ia juga memperoleh kesempatan untuk mengenal lebih dekat sejarah Kesultanan Siak.

“Alhamdulillah, selain bersilaturahmi, kami juga dapat melihat langsung jejak sejarah Kesultanan Siak. Semoga warisan sejarah ini terus dijaga dan menjadi pembelajaran bagi generasi mendatang,” ujar UAS.

Di kompleks makam Sultan Syarif Kasim II, rombongan memanjatkan doa sebagai bentuk penghormatan kepada tokoh yang dikenal menyerahkan sebagian besar kekayaan Kesultanan Siak untuk mendukung perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia.

Kegiatan kemudian ditutup dengan makan siang bersama di tepian Sungai Siak sambil menikmati durian, sebagai bagian dari kebersamaan dalam kunjungan tersebut.***