Rakyat45.com, Bengkalis – Deklarasi Anti Narkoba SMAN menjadi langkah pertama yang dipilih SMAN 1 Bengkalis untuk membuka tahun ajaran 2026/2027. Ketika ratusan siswa kembali memenuhi ruang-ruang kelas pada Senin (13/7/2026), sekolah tidak hanya menyambut mereka dengan dimulainya proses belajar, tetapi juga mengajak seluruh warga sekolah memperkuat komitmen membangun lingkungan pendidikan yang aman, berkarakter, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba, perundungan (bullying), serta Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT).
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Deklarasi Anti Narkoba, Anti Perundungan, dan Anti LGBT yang melibatkan Kepala SMAN 1 Bengkalis Nurhadi, Ketua Komite Sekolah Zulpan, majelis guru, tenaga kependidikan, pengurus komite sekolah, hingga seluruh peserta didik.
Bagi pihak sekolah, deklarasi itu bukan sekadar agenda seremonial, melainkan penegasan arah pembinaan karakter sejak hari pertama peserta didik memasuki lingkungan sekolah. Langkah tersebut diharapkan menjadi fondasi untuk menciptakan budaya belajar yang disiplin, saling menghormati, dan bertanggung jawab.
Kepala SMAN 1 Bengkalis, Nurhadi, menjelaskan penandatanganan deklarasi bertujuan menanamkan komitmen kepada seluruh siswa agar menjauhi penyalahgunaan narkoba, tidak melakukan perundungan dalam bentuk apa pun, mematuhi tata tertib sekolah, serta menjunjung tinggi nilai agama, moral, dan etika dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, sekolah memiliki tanggung jawab yang jauh lebih besar daripada sekadar meningkatkan prestasi akademik. Lingkungan pendidikan juga harus mampu membentuk karakter peserta didik agar tumbuh menjadi generasi yang berintegritas, berprestasi, saling menghargai, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.
“Deklarasi ini merupakan komitmen bersama seluruh warga sekolah untuk menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari berbagai perilaku yang dapat merusak masa depan peserta didik. Kami ingin setiap siswa merasa terlindungi, saling menghargai, serta fokus mengembangkan potensi diri demi meraih prestasi,” ujar Nurhadi.
Ia berharap komitmen yang telah dibangun bersama tersebut terus tumbuh menjadi budaya positif yang mengakar dalam kehidupan sekolah sehingga mampu melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan bertanggung jawab sebagai penerus bangsa.
Momentum hari pertama sekolah itu juga dirangkai dengan pengukuhan Pengurus Komite Sekolah periode 2026–2029 berdasarkan Surat Keputusan Kepala SMAN 1 Bengkalis Nomor 400.3.8/SMAN1.BKS/VI/2026. Sebanyak 17 orang yang berasal dari unsur orang tua murid dan tenaga ahli resmi ditetapkan sebagai pengurus baru.
Nurhadi menegaskan keberadaan Komite Sekolah menjadi mitra strategis dalam memajukan kualitas pendidikan sekaligus memperkuat sinergi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat.
“Komite Sekolah adalah mitra strategis kami dalam memajukan pendidikan. Saya berharap Bapak/Ibu dapat menjadi jembatan yang kuat antara sekolah, orang tua, dan masyarakat, serta senantiasa mendukung kebijakan demi kenyamanan dan prestasi siswa. Mari kita wujudkan lingkungan belajar yang aman, kondusif, dan bebas dari hal-hal negatif.”
Ketua Komite Sekolah terpilih, Zulpan, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan sekaligus memastikan seluruh jajaran pengurus siap menjalankan amanah dengan membangun kolaborasi yang erat bersama pihak sekolah.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Seluruh pengurus berkomitmen bekerja sama secara sinergis dengan pihak sekolah, fokus pada peningkatan kualitas pendidikan, pemenuhan fasilitas, serta menjaga nama baik SMAN 1 Bengkalis di mata masyarakat,” tegas Zulpan.
Melalui deklarasi dan penguatan peran Komite Sekolah, SMAN 1 Bengkalis mengirimkan pesan bahwa awal tahun ajaran bukan hanya menjadi momentum dimulainya proses pembelajaran, tetapi juga kesempatan memperkokoh nilai, karakter, dan kolaborasi sebagai fondasi lahirnya generasi yang unggul, berprestasi, dan bertanggung jawab.**












