Rakyat45.com, Siak – Program Penghijauan Siak memasuki tahap baru. Bupati Siak Afni tidak hanya mengajak masyarakat menanam pohon, tetapi juga memastikan seluruh bibit yang ditanam dirawat hingga tumbuh dan memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan.
Sebanyak 5.050 bibit pohon ditanam di sepanjang Jalan Dua Jalur Mempura-Dayun atau ruas jalan lurus menuju Jembatan Siak yang membentang sekitar 15 kilometer, Kamis (30/7/2026). Kegiatan tersebut melibatkan Wakil Bupati Siak Syamsurizal, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala perangkat daerah, pelajar, camat, hingga komunitas peduli lingkungan.
Dari pantauan Rakyat45.com, hujan deras sempat mengguyur lokasi penanaman. Namun kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat peserta untuk tetap menanam bibit pohon sebagai bagian dari gerakan bertajuk “Sinergi Hebat, Lingkungan Lestari”, Kamis (30/7/2026).
Menurut Afni, keberhasilan penghijauan tidak cukup diukur dari jumlah bibit yang ditanam, melainkan komitmen masyarakat dalam merawatnya.
“Rugi kalau kita tidak menanam. Meski hujan tapi ini berkah dari Allah. Ambil minimal satu bibit pohon. Ingat tempatnya. Kalau pohonnya rusak, sampaikan ke DLH. Kalau layu, tolong bersedekah air untuk menyiramnya. Kalau ada rezeki, beli lah pupuknya. pupuk sendiri, jangan menunggu dari DLH saja,” pesan Afni melalui aksi penanaman bibit pohon pada kegiatan penghijauan, di jalan Lintas Siak-Dayun, Kabupaten Siak, Kamis (30/7/2026).
Ia menilai kepedulian masyarakat menjadi kunci agar pohon yang ditanam dapat tumbuh optimal dan menjadi warisan lingkungan bagi generasi mendatang.
Ribuan bibit yang ditanam terdiri dari pohon pelindung seperti trembesi dan angsana, serta tanaman buah lokal, di antaranya mangga, matoa, dan manggis. Keberadaan pohon-pohon tersebut diharapkan memperluas ruang terbuka hijau, menciptakan kawasan yang lebih teduh, memperbaiki kualitas udara, sekaligus menjaga keseimbangan lingkungan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Siak, Amin Soimin, mengatakan program penghijauan tersebut merupakan bagian dari pengelolaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang didanai melalui Dana Bagi Hasil Dana Reboisasi (DBH DR) Tahun 2026.
“Alhamdulillah, program ini dapat terlaksana berkat dukungan Ibu Bupati yang terus memperjuangkan pemanfaatan anggaran DBH DR kepada pemerintah pusat. Berkat dukungan tersebut, anggaran ini akhirnya dapat dimanfaatkan untuk kegiatan penghijauan di Kabupaten Siak,” kata Amin.
Ia berharap seluruh bibit yang telah ditanam tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi terus dirawat bersama agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang, mulai dari meningkatkan kualitas udara hingga menjadi investasi lingkungan bagi generasi berikutnya.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap partisipasi generasi muda, Bupati Siak turut menyerahkan sertifikat secara simbolis kepada perwakilan siswa SMA Negeri 1 Siak dan SMP Negeri 1 Mempura yang ikut ambil bagian dalam gerakan penanaman pohon serentak tersebut.***












