Daerah

Lapas Bengkalis Latih Warga Binaan Beternak Ayam untuk Bekal Mandiri

×

Lapas Bengkalis Latih Warga Binaan Beternak Ayam untuk Bekal Mandiri

Sebarkan artikel ini
Warga Binaan Lapas Kelas IIA Bengkalis merawat ternak ayam dalam program pembinaan kemandirian, Senin (12/10/2026)./R45/Humas.

Rakyat45.com, Bengkalis – Keterampilan kerja menjadi salah satu bekal penting bagi warga binaan untuk menata kehidupan setelah bebas. Berangkat dari tujuan tersebut, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkalis menjalankan program pembinaan kemandirian melalui budidaya ayam, sekaligus menanamkan kedisiplinan dan tanggung jawab dalam aktivitas produktif.

Kegiatan Bimbingan Kerja (Bimker) yang berlangsung pada Senin (12/10/2026), mulai pukul 08.30 WIB hingga selesai, melibatkan warga binaan dalam pemberian pakan dan pembersihan kandang. Perawatan rutin ini bertujuan menjaga kebersihan lingkungan peternakan serta mencegah munculnya hama dan penyakit yang berpotensi mengganggu kesehatan ternak.

Petugas Seksi Bimbingan Kerja mengawasi pelaksanaan kegiatan untuk memastikan setiap tahapan berjalan aman, tertib, dan kondusif. Pengawasan tersebut menjadi bagian dari pendampingan agar warga binaan menjalankan tugas pemeliharaan ternak secara teratur dan bertanggung jawab.

Kepala Lapas Kelas IIA Bengkalis, Priyo Tri Laksono, mengatakan bahwa pembinaan melalui kegiatan produktif diarahkan untuk memberikan pengalaman kerja sekaligus keterampilan praktis yang dapat dimanfaatkan warga binaan setelah menyelesaikan masa pidana.

“Melalui kegiatan bimbingan kerja ini, kami ingin menanamkan kedisiplinan, tanggung jawab, dan keterampilan kepada warga binaan. Perawatan ternak ayam tidak hanya memberikan pengalaman kerja, tetapi juga menumbuhkan kemandirian serta mendukung program ketahanan pangan,” ujar Priyo Tri Laksono, Selasa (13/10/2026).

Priyo menegaskan, program pembinaan tersebut akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan sesuai arahan pimpinan dan program kerja Lapas Kelas IIA Bengkalis. Pengembangan keterampilan melalui kegiatan peternakan diharapkan dapat memperkuat etos kerja warga binaan dan memberi mereka bekal untuk menjalani kehidupan secara mandiri setelah kembali ke masyarakat.

Selain menjadi sarana pembelajaran kerja, budidaya ayam ini merupakan bagian dari dukungan Lapas Bengkalis terhadap program akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan serta Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam penguatan ketahanan pangan dan pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Melalui program ini, Lapas Kelas IIA Bengkalis berupaya menghadirkan pembinaan yang produktif dan humanis. Keterampilan yang diperoleh diharapkan dapat menjadi modal bagi warga binaan untuk memasuki dunia kerja atau mengembangkan usaha setelah bebas, sehingga mereka memiliki peluang untuk membangun kehidupan yang lebih baik dan berkontribusi positif bagi masyarakat.**