RAKYAT45.COM – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanggamus, Drs. H. Mahmudin Aris Rayusman, S. Ag, M.Pd.I dan Plt. Kakamenag Propinsi Lampung Erwinto, S. Ag, M. Pd. I, membuka kegiatan Sosialisasi dan Launching Kampung Moderasi Beragama binaan Penyuluh Agama Islam tahun 2023 di Balai Pekon Kalirejo Kecamatan Wonosobo Kabupaten Tanggamus, Lampung. Kamis, 6 Juli 2023.
Tema yang diusung dalam sosialisasi ini yaitu “Kita Tingkatkan Pengetahuan, Pemahaman, dan Wawasan tentang Nilai Nilai Moderasi Beragama dan Kampung Moderasi Beragama bagi Penyuluh Agama Islam dan Masyarakat Kabupaten Tanggamus,”.
Kakamenag, Mahmudin menyampaikan bahwa, “ Latar belakang kegiatan disebabkan Negara Indonesia merupakan Negara yang kaya, kaya dari Sumber Daya Manusia dan Sumber Daya Alam, selain kaya dari yang dua ini. Indonesia juga kaya dengan berbagai macam suku, agama, kebudayaan. Dengan kekayaan itu, lahirlah semboyan Bhinneka tunggal Ika. Dalam menjaga Bhinneka Tunggal Ika , kita akan banyak mendapat tantangan, rintangan, hambatan dan persoalan. Selanjutnya akan timbul berbagai perbedaan, pemikiran , paham dan agama, bagi yang tidak memahami perbedaan. Maka mereka akan beranggapan merekalah yang selalu benar, “ jelasnya.
Peserta berasal dari Camat Wonosobo, Kepala Pekon Suwarko, MUI, FKUB, Tokoh Masyarakat, Penyuluh Agama Islam fungsional dan Non PNS, Analis Humas dan Protokol dan kegiatan di biayai dari Dipa Bimas Islam dengan jumah peserta 100 orang. Dihadiri tokoh agama Islam Ust. Mutaroh, Hindu diwakili Bagiono dan Katholik diwakili Mislan, Bhabinkamtibmas Polsek Wonosobo Brigka. Agus.
Dalam kesempatan ini, Kepala Pekon Kalirejo Suwarko menyampaikan, ”Kami pihak Pemerintah Pekon Kalirejo, mohon dukungan dari semua elemen dalam melaksanakan amanah Kementerian Agama Kab. Tanggamus, kita bersyukur Pekon kita ada higemoni terdiri dari 3 agama besar yang ada yaitu Islam, Katholik dan Hindu. Harapan walaupun berbeda tetap bersama dalam kerukunan dan menjaga kamtibmas agar aman dan guyup.” ungkapnya.
Moderasi Beragama adalah cara hidup untuk rukun, saling menghormati, menjaga dan bertoleransi tanpa harus menimbulkan konflik karena perbedaan yang ada. Moderasi Beragama, merupakan salah satu dari tujuh program prioritas Kementerian Agama, dilahirkan Kementerian Agama, tapi dilaksanakan oleh elemen elemen yang lainnya, dan kewajiban bagi 34 Kementerian yang lainnya untuk melaksanakannya.
Berkaitan dengan Kondisi Indonesia yang mempunyai sekian ribu pulau, terdiri dari berbagai macam suku, budaya dan Bahasa dan setiap daerah mempunyai perbedaan termasuk paham-paham keagamaan, aliran aliran keagamaam, Maka kementerian Agama melahirkan sebuah program yang disebut Moderasi Beragama.
“Tokoh Agama dan Penyuluh merupakan Ujung tombak bagi Kementerian Agama dalam menyampaikan pesan-pesan khususnya dari Kementerian Agama, terutama dalam mensosialisasikan Program Moderasi Beragama ini,” tambah Mahmudin.
Terakhir harapan KaKankemenag dengan adanya kegiatan Moderasi Beragama akan menjurus dengan terbentuknya Kampung Moderasi Beragama binaan Penyuluh Agama Islam yang terkofer dalam Keputusan Dirjen Bimas Islam Nomor 137 Tahun 2023 ini. ( Rodial)
BACA JUGA: Proyek Jembatan Lawe Natam I Di Aceh Tenggara Diduga Asal Jadi, dana mencapai 21,4 Milyar
Yuk! baca artikel menarik lainnya dari RAKYAT45.COM di GOOGLE NEWS












