Pekanbaru, Rakyat45.com – Selain paspor, dokumen penting sebagai syarat untuk masuk ke negara lain adalah visa. Tetapi tidak semua negara menerbitkan visa dengan mudah. Ada sebagian negara mempersulit proses pengajuan visa dengan alasan keamanan dan politik. Berikut daftar sejumlah negara dengan visa tersulit.
1. Arab Saudi
Memperoleh visa ke Arab Saudi cukup sulit, terutama bagi perempuan yang bepergian sendirian. Meskipun berhasil mendapatkan visa Arab Saudi, pelancong masih harus mematuhi aturan tertentu. Seperti tidak diperkenankan memasuki Mekkah dan Madinah bagi turis non muslim. jumlah wisatawan yang boleh memasuki Arab Saudi memang dibatasi.
2. Kores Utara
Dibanding Arab Saudi, mendapat visa dari Korea Utara lebih sulit. Wisatawan harus mengajukan permohonan visa melalui agen wisata yang mempunyai tur berizin dari negara tersebut. Bahkan setelah berhasil memperoleh visa, pelancong tidak bisa berkeliling negara tersebut dengan bebas.
Untuk berjalan-jalan harus ditemani pemandu, tidak boleh berkomunikasi dengan penduduk, dilarang berbicara buruk tentang pemimpin Korea Utara, hingga tak diperkenankan meninggalkan hotel usai berkeliling bersama pemandu wisata.
3. Iran
Kode verifikasi diperlukan sebelum wisatawan bisa mengajukan visa kunjungan ke negara Iran. Kode ini dikeluarkan oleh Kementerian Luar Negeri Iran, dan diajukan agen perjalanan resmi Iran atas nama turis. Saat ini berkat penggunaan e-Visa, proses pengajuan visa turis ke Iran memang sedikit lebih mudah.
4. Bhutan
Visa perorangan untuk datang Bhutan hanya dapat diajukan oleh turis dari India, Bangladesh, dan Maladewa. Wisatawan dari negara lain tidak diberi visa perorangan, kecuali berkunjung ke sana melalui jasa tur wisata. Untuk dapat visa, agen perjalanan harus membayar biaya visa di muka beserta biaya paket wisatanya.
5. Afghanistan
Sejak sebelum pemerintahnya digulingkan, visa kunjungan memang sudah sulit diperoleh dari negara ini. Kebanyakan negara tidak menyarankan warganya mendatangi Afghanistan. Yang bisa masuk adalah pemegang paspor diplomatik yang diterbitkan oleh beberapa negara, China, India, Iran, Tajikistan, Turki, dan Indonesia.
6. Rusia
Untuk bisa mengunjungi negara Rusia, wisatawan menjawab banyak pertanyaan dalam formulir aplikasi visa. Supaya pengajuan visa Rusia diterima, wisatawan juga harus mencantumkan riwayat perjalanan selama 10 tahun terakhir, dengan rincian negara mana yang dikunjungi, waktu dan berapa lama kunjungannya.
7. Turkmenistan
Karena punya kebijakan visa yang ketat, Turkmenistan termasuk negara yang jarang didatangi. Seluruh turis dari negara manapun harus mengajukan visa, kecuali warga dari sejumlah wilayah tertentu di Kazakhstan dan Uzbekistan serta pemegang paspor diplomatik.
Pengajuan visa perlu melampirkan banyak dokumen, termasuk tiga salinan formulir aplikasi visa yang sudah diisi dan surat undangan dari Layanan Migrasi Turkmenistan. Wisatawan juga mesti memiliki sponsor di Turkmenistan yang bisa menyediakan surat undangan (letter of invitation/LOI).
8. Kuba
Karena hubungan internasionalnya yang rumit, aturan memasuki Kuba cukup sulit, terlebih bagi turis Amerika Serikat, tidak bisa memasuki negara tersebut untuk tujuan wisata. Di negara ini juga dikenal kartu turis dan visa sebagai dokumen yang diperlukan untuk memasuki Kuba.












