Sungai Apit, Rakyat45.com – Masjid Sabilul Hidayah di Dusun Mungkal, Kampung Penyengat, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak resmi dioperasikan setelah diresmikan oleh Bupati Siak Dr. Afni Zulkifli.
Masjid ini dibangun melalui kerja sama Pemerintah Kabupaten Siak, Baznas Siak, Kementerian Agama Kabupaten Siak, serta Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Siak.
Bupati Siak, Dr. Afni Z, mengatakan pada Jum’at, 10 Oktober 2025, dihadapan awak media, “bahwa peresmian Masjid Sabilul Hidayah menjadi kenyataan berkat sinergi antara Pemkab, Baznas Siak, Kementerian Agama Siak, dan Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Siak serta dukungan masyarakat.
“Ia menekankan pentingnya menjaga sinergi dan semangat gotong royong ini yang dikelola dengan amanah melalui infak dan sedekah masyarakat sebagai penggerak pembangunan daerah.
Afni menyatakan bahwa sinergi tersebut harus terus dipertahankan agar membawa keberkahan bagi masyarakat Kabupaten Siak.
Ia juga berharap masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan umat dan kegiatan sosial kemasyarakatan.
“Semoga Masjid ini bisa dipergunakan dengan baik, bermanfaat untuk masyarakat,” kata Afni.
Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Siak, H. Samparis menyampaikan, rasa syukur atas terwujudnya pembangunan Masjid Sabilul Hidayah di Dusun Mungkal, Kampung Penyengat, Kecamatan Sungai Apit.
“Ia menyatakan masjid tersebut merupakan hasil kerja sama dan dukungan berbagai pihak, terutama dari hasil infak dan sedekah umat yang dikelola Baznas Siak dengan prinsip amanah dan transparan.
Pembangunan ini menjadi simbol kebersamaan dan kepedulian umat serta menjadi pusat dakwah dan pembinaan umat, khususnya bagi para muallaf di daerah tersebut.” ungkap Ketua Baznas Siak.
“Alhamdulillah, dari infaq Jumat yang dikumpulkan secara rutin hari ini kita bisa membangun Masjid Sabilul Hidayah yang berada di daerah yang sangat jauh ini. Jadi bukti nyata bahwa dana umat yang dikelola dengan amanah mampu memberi manfaat besar bagi masyarakat,”
Saya menegaskan, bahwa Baznas Siak berkomitmen untuk terus mengelola dana umat guna pembangunan, dan kegiatan sosial yang langsung bermanfaat bagi masyarakat.
Dalam rangkaian acara peresmian, juga diadakan khitanan gratis untuk empat anak dan penyerahan bantuan uang tunai kepada warga sekitar.” tutup H. Samparis.**












