Banner Website
Ragam

Dari Akhir ke Awal Tahun: YIA Lepas Penumpang Terakhir 2025, Sambut Perjalanan 2026

293
×

Dari Akhir ke Awal Tahun: YIA Lepas Penumpang Terakhir 2025, Sambut Perjalanan 2026

Sebarkan artikel ini
Manajemen dan insan Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) berpose bersama dalam seremoni pergantian tahun, menandai komitmen pelayanan prima, aman, dan berorientasi kemanusiaan menyambut Tahun 2026. Kamis, (1/1/2026)./R45/Ags.w

Yogyakarta, Rakyat45.com – Detik pertama tahun baru selalu menyimpan makna yang melampaui sekadar pergantian angka. Di Bandara Internasional Yogyakarta (YIA), Kamis (1/1/2026), momen tersebut dimaknai melalui pelepasan penumpang terakhir tahun 2025 dan penyambutan penumpang pertama tahun 2026, sebuah peristiwa simbolik yang menandai berakhirnya satu fase operasional sekaligus dimulainya babak baru perjalanan udara di Yogyakarta.

Seremoni pergantian tahun ini menegaskan peran YIA yang tidak hanya berfungsi sebagai simpul transportasi udara, tetapi juga sebagai ruang pertemuan manusia, harapan, dan kepercayaan publik. Kegiatan tersebut menjadi bentuk apresiasi kepada para pengguna jasa bandara, sekaligus penegasan komitmen manajemen untuk terus menghadirkan layanan yang aman, andal, dan berorientasi pada nilai-nilai kemanusiaan.

Dalam suasana khidmat, manajemen YIA turut menggelar doa bersama sebagai wujud belasungkawa dan solidaritas atas berbagai bencana yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia. Doa tersebut menjadi pengingat bahwa dunia aviasi tidak berdiri terpisah dari realitas sosial, melainkan tumbuh berdampingan dengan empati dan kepedulian terhadap sesama.

Dari sisi operasional, kinerja YIA selama periode Posko Natal dan Tahun Baru (Nataru) pada 15–31 Desember 2025 mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat. Sepanjang periode tersebut, YIA melayani 225.718 penumpang dengan total 1.468 pergerakan pesawat. Puncak kepadatan tercatat pada 22 Desember 2025 dengan jumlah penumpang mencapai 16.540 orang. Sementara itu, arus balik diproyeksikan berlangsung pada 4 Januari 2026 dengan estimasi sekitar 13.500 penumpang.

General Manager Bandara Internasional Yogyakarta, Ruly Artha, menyampaikan bahwa pergantian tahun bukan sekadar penutup operasional, melainkan momentum refleksi untuk meneguhkan kembali nilai-nilai dasar pelayanan publik.

“Penutupan tahun 2025 kami maknai sebagai pengingat untuk terus mengedepankan nilai kemanusiaan, kepedulian sosial, serta komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, tahun 2026 diharapkan menjadi fase penguatan layanan yang semakin optimal, aman, dan berkelanjutan.

Sepanjang tahun 2025, komitmen tersebut tercermin melalui berbagai capaian prestisius. Bandara Internasional Yogyakarta berhasil meraih sejumlah penghargaan bergengsi di tingkat nasional maupun internasional sebagai pengakuan atas konsistensi pelayanan prima dan tata kelola bandara berstandar global.

Salah satu pencapaian utama YIA adalah diraihnya Airport Service Quality (ASQ) Awards dari Airports Council International (ACI) sebagai Best Airport of 2 to 5 Million Passengers in Asia-Pacific. Pada periode yang sama, YIA juga berhasil meningkatkan peringkat World Airport Customer Experience Accreditation Programme ke Level 2, yang mencerminkan kemajuan signifikan dalam pengelolaan pengalaman pelanggan.

Di tingkat nasional, YIA menerima penghargaan The Most Improved Airport for Service dari Indonesia National Air Carriers Association (INACA) sebagai apresiasi atas peningkatan kualitas layanan yang dirasakan langsung oleh pengguna jasa penerbangan.

Komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan juga memperoleh pengakuan melalui Silver Award kategori Inovasi Lingkungan Bidang Efisiensi Air dan Penurunan Beban Pencemaran Air pada ajang Environmental & Social Innovation Award (ENSIA) 2025, yang diselenggarakan oleh ID Survey dan PT Sucofindo. Penghargaan tersebut diberikan atas inovasi YIA dalam pengelolaan air limbah yang berorientasi pada pelestarian lingkungan.

Prestasi kepemimpinan turut mewarnai perjalanan YIA sepanjang 2025. General Manager YIA, Ruly Artha, dianugerahi Culture Leader Golden Champion atas perannya dalam membangun budaya kerja yang unggul, adaptif, dan berintegritas di lingkungan bandara.

Selain itu, YIA juga meraih sejumlah penghargaan strategis lainnya, di antaranya kontribusi terbaik dalam implementasi National Logistic Ecosystem (NLE), Aero Revenue Safeguarding & Revenue Deepening Award 2025 atas pengelolaan pendapatan non-aeronautika, serta Airport with the Best CAP Response 2025 atas ketepatan dan kecepatan tindak lanjut hasil audit.

Memasuki tahun 2026, Bandara Internasional Yogyakarta menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, keselamatan, dan kenyamanan penumpang. Lebih dari sekadar simpul transportasi udara, YIA memosisikan diri sebagai bagian dari masyarakat yang hadir dengan kepedulian sosial dan tanggung jawab kemanusiaan.

“Dengan semangat baru, YIA optimistis menatap 2026 sebagai bandara berkelas dunia yang aman, andal, dan berorientasi pada pelayanan yang manusiawi,” pungkas Ruly Artha, kepada Rakyat45.com melalui chat WhatsApp nya.

Kulon Progo, 1 Januari 2026

Contact Person: Anita Herawati
Branch Communication and CSR Department Head
E-mail: anita.herawati@injourneyairports.id

Tentang Bandara Internasional Yogyakarta

Bandara Internasional Yogyakarta dikelola oleh PT Angkasa Pura Indonesia dan berlokasi di Kecamatan Temon, Kabupaten Kulon Progo. Bandara ini mulai beroperasi pada 6 Mei 2019 dan diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia pada 28 Agustus 2020. Dengan luas terminal mencapai 219.000 meter persegi, YIA memiliki kapasitas pelayanan hingga 20 juta penumpang per tahun.

Instagram: @bandarayogyakarta