Banner Website
Lingkungan

Polsek Bengkalis Perkuat Swasembada Melalui Perawatan 4000 Batang Jagung Pipil

61
×

Polsek Bengkalis Perkuat Swasembada Melalui Perawatan 4000 Batang Jagung Pipil

Sebarkan artikel ini
Bhabinkamtibmas Desa Senggoro Aipda Hamdani bersama petani memantau dan merawat tanaman jagung pipil di lahan BUMDes Dara Sembilan, Kecamatan Bengkalis, Senin (18/5/2026)./R45/Humas.

Rakyat45.com, Bengkalis – Hamparan lahan jagung pipil di Desa Senggoro menjadi bagian dari langkah nyata Polsek Bengkalis dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui pendampingan langsung kepada petani setempat. Kegiatan pemantauan dan perawatan tanaman itu berlangsung di wilayah Desa Senggoro, Kecamatan Bengkalis, Senin (18/5/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 15.00 WIB tersebut dipusatkan di lahan BUMDes Dara Sembilan, Jalan Sepakat, Dusun IV RT 01 RW 07 Desa Senggoro. Bhabinkamtibmas Desa Senggoro, Aipda Hamdani, bersama Kelompok Tani Dara Sembilan turun langsung meninjau kondisi tanaman sekaligus melakukan perawatan guna menjaga produktivitas pertanian warga.

Pemantauan dilakukan terhadap sekitar 4.000 batang jagung pipil dengan usia tanam bervariasi antara delapan hingga sebelas minggu. Pertumbuhan tanaman diketahui belum sepenuhnya merata akibat pengaruh cuaca dan kondisi alam yang memengaruhi perkembangan jagung di lahan tersebut.

Untuk menjaga hasil panen tetap optimal, berbagai tahapan perawatan dilakukan secara intensif, mulai dari pengairan, penjarangan tanaman, penyiangan gulma, pembumbunan, pemupukan, hingga pengendalian hama dan penyakit. Seluruh proses itu menjadi bagian dari upaya mempertahankan kualitas dan produktivitas tanaman.

Lahan seluas sekitar 0,5 hektare yang dikelola Kelompok Tani BUMDes Dara Sembilan tersebut memanfaatkan sumber air dari sumur dan tali air sebagai sistem pengairan utama. Tanaman jagung pipil diperkirakan mulai memasuki masa panen pada akhir Mei hingga akhir Juni 2026.

Ps. Kapolsek Bengkalis, IPTU Hendro Wahyudi, S.H., M.H., mengatakan kegiatan itu merupakan bentuk dukungan nyata Polri terhadap program swasembada pangan nasional sekaligus dorongan untuk meningkatkan produktivitas petani dan memperkuat perekonomian masyarakat.

“Melalui pendampingan sektor pertanian, Polri berharap kebutuhan pangan nasional dapat terpenuhi secara mandiri, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani melalui komoditas jagung pipil yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan permintaan pasar yang terus meningkat,” ujar IPTU Hendro.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.**