Banner Website
Daerah

Swedia Lirik Potensi Hutan Riau, Tawarkan Kemitraan Berkelanjutan

30
×

Swedia Lirik Potensi Hutan Riau, Tawarkan Kemitraan Berkelanjutan

Sebarkan artikel ini
Swedia Lirik Potensi Hutan Riau, Tawarkan Kemitraan Berkelanjutan
Pemerintah Provinsi Riau membuka peluang kerja sama dengan Pemerintah Swedia dalam pengembangan sektor kehutanan, energi, pendidikan, dan pembiayaan berkelanjutan melalui program Sweden-Indonesia Sustainability Partnership (SISP). (R45/Adv)

Rakyat45.com, Pekanbaru – Pemerintah Provinsi Riau membuka peluang kerja sama dengan Pemerintah Swedia dalam pengembangan sektor kehutanan, energi, pendidikan, dan pembiayaan berkelanjutan melalui program Sweden-Indonesia Sustainability Partnership (SISP).

Peluang kolaborasi tersebut dibahas dalam kunjungan Duta Besar Swedia untuk Indonesia, Daniel Blockert, ke Pemerintah Provinsi Riau yang berlangsung di Ruang Kerja Wakil Gubernur Riau, Selasa (2/6/2026).

Pertemuan dipimpin Asisten III Setda Riau, M Job Kurniawan, didampingi Kepala Bappeda Riau Purnama Irawansyah dan Kepala Biro Tata Pemerintahan Jhon Armedi Pinem.

M Job Kurniawan mengatakan Pemprov Riau menyambut positif tawaran kerja sama yang diajukan Pemerintah Swedia, terutama dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan di daerah.

“Kami tentu menyambut baik program SISP ini, baik di bidang energi, pembiayaan, maupun pertukaran pelajar. Terutama pada sektor kehutanan, karena Riau memiliki kawasan hutan yang cukup luas,” ujar M Job.

Menurutnya, sektor kehutanan menjadi salah satu bidang yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan melalui kerja sama internasional. Program tersebut dinilai sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam mengembangkan perhutanan sosial dan menjaga kelestarian lingkungan.

“Kami ingin menjaga keseimbangan antara kelestarian alam dan pertumbuhan ekonomi masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan hasil pertemuan bersama delegasi Swedia akan dilaporkan kepada Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, sebagai bahan tindak lanjut kerja sama.

Sementara itu, Duta Besar Swedia untuk Indonesia, Daniel Blockert, menyebut Riau memiliki potensi besar dalam pengelolaan kehutanan berkelanjutan sehingga menjadi salah satu daerah yang diprioritaskan dalam program SISP.

“Tujuan kami datang ke Pemprov Riau adalah untuk menggali peluang kerja sama dengan Provinsi Riau. Sebelumnya kami juga telah bertemu Menteri Kehutanan dan disarankan datang ke Riau karena memiliki potensi besar di sektor kehutanan,” jelas Daniel.

Ia menjelaskan, kerja sama yang ditawarkan tidak hanya berfokus pada aspek lingkungan, tetapi juga mencakup penguatan sosial dan ekonomi masyarakat.

Menurut Daniel, terdapat empat pilar utama dalam program SISP, yakni dukungan teknologi, pembiayaan melalui pinjaman maupun hibah, pertukaran pengetahuan melalui riset dan akademisi, serta advokasi untuk mendukung agenda pembangunan berkelanjutan.

“Kami berharap Pemprov Riau dapat menyambut kerja sama ini demi mendukung pembangunan yang berkelanjutan,” pungkasnya. (Adv)