RAKYAT45.COM – Generasi Emas Sleman dipersiapkan melalui penguatan kesehatan anak, pembinaan pemuda, hingga pengembangan olahraga prestasi. Pemerintah Kabupaten Sleman menilai pembangunan sumber daya manusia harus dimulai sejak usia dini agar generasi mendatang tumbuh sehat, produktif, dan mampu berprestasi.
Komitmen tersebut disampaikan Pemkab Sleman dalam jumpa pers bertema “Generasi Sehat, Berprestasi untuk Negeri, Mengoptimalkan Potensi Generasi”, Selasa (18/8/2026).
Forum tersebut menjadi sarana pemerintah menyampaikan berbagai program kepada masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan kesehatan, kepemudaan, dan olahraga.
Dari sektor kesehatan, Dr. Yuli menekankan pentingnya pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan kekebalan tubuh anak usia sekolah.
Program BIAS dilaksanakan setiap Agustus dan November dengan sasaran siswa kelas 1, 2, dan 5 SD/MI atau sederajat.
Imunisasi diberikan untuk mencegah sejumlah penyakit yang dapat dicegah melalui vaksinasi, antara lain campak, rubella, difteri, dan tetanus. Selain melindungi individu, imunisasi juga ditujukan membangun kekebalan komunitas.
Pada 2026 terdapat perubahan dalam pemberian vaksin Human Papillomavirus (HPV). Jika sebelumnya vaksin HPV untuk kelas 5 diberikan kepada anak perempuan, mulai tahun ini vaksin tersebut juga diberikan kepada azak laki-laki.
“Kalau sudah diberikan imunisasi atau vaksin ini, mudah-mudahan tidak menjadi lebih parah kejadiannya,” terang Dr. Yuli.
Di Sleman, sasaran BIAS kelas 1 mencapai sekitar 15.728 anak. Sementara kelas 2 sebanyak sekitar 15.749 anak dan kelas 5 sekitar 16.291 anak.
Selain imunisasi, Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman melakukan screening kesehatan terhadap anak usia sekolah dan remaja. Dari sekitar 55.140 anak yang menjalani pemeriksaan, ditemukan sejumlah persoalan kesehatan yang membutuhkan perhatian.
Screening mendeteksi adanya anak dengan tekanan darah tinggi, kadar gula darah tinggi, hingga kondisi prediabetes. Pemeriksaan kesehatan mental juga menemukan gejala depresi dan kecemasan pada sebagian anak dan remaja.
Dari 18.845 anak yang mengikuti screening kesehatan mental, sekitar 5,6 persen tercatat mengalami gejala depresi ringan dan 2,33 persen mengalami gejala depresi berat. Sementara gejala kecemasan ringan ditemukan pada 5,25 persen dan kecemasan berat sekitar 2,21 persen.
Masalah lain yang menjadi perhatian adalah aktivitas merokok. Sekitar 4,14 persen remaja yang menjalani screening tercatat melakukan aktivitas tersebut.
Temuan itu menunjukkan bahwa pembangunan generasi emas tidak cukup hanya mengandalkan program imunisasi. Pola makan, aktivitas fisik, kesehatan mental, lingkungan keluarga, serta gaya hidup juga membutuhkan pehatian.
Pemkab Sleman mendorong keluarga, sekolah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan memperkuat upaya promotif dan preventif agar anak tumbuh sehat secara fisik maupun mental.
Bonus Demografi Harus Dibekali Kesempatan Berkarya
Dari sektor kepemudaan, Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sleman menyoroti bonus demografi yang akan menjadi peluang sekaligus tantangan bagi daerah.
Besarnya jumlah penduduk usia produktif perlu diimbangi dengan akses pendidikan, peningkatan keterampilan, serta kesempatan kerja. Pengelolaan yang tepat dapat menjadikan bonus demografi sebagai kekuatan untuk membangun generasi emas.
Sebaliknya, tingginya jumlah penduduk usia produktif tanpa dukungan kesempatan berkarya berpotensi memunculkan persoalan sosial.
Karena itu, Dispora Sleman mendorong berbagai program pengembangan potensi pemuda. Salah satunya melalui program Pemuda Teladan dengan tagline “Muda Berani Bergerak dan Berdampak”.
Heru Saptono, S.T., dari Dispora Sleman mengatakan program tersebut memberikan apresiasi kepada pemuda yang memiliki kecerdasan, kemandirian, serta kemampuan menciptakan inovasi yang memberikan dampak bagi masyarakat.
Penguatan kesehatan sejak anak-anak, pembinaan pemuda, dan penciptaan ruang berprestasi menjadi bagian dari strategi Pemkab Sleman dalam menyiapkan sumber daya manusia yang mampu menghadapi tantangan masa depan.***












