Banner Website
Ekbis

Harga Emas di Pekanbaru Turun, Warga Ramai Jual untuk Biaya Sekolah Anak

2
×

Harga Emas di Pekanbaru Turun, Warga Ramai Jual untuk Biaya Sekolah Anak

Sebarkan artikel ini
Harga Emas di Pekanbaru Turun, Warga Ramai Jual untuk Biaya Sekolah Anak
Toko Emas di Pasar Cikpuan. (r45/s)

Rakyat45.com, Pekanbaru – Harga emas Pekanbaru kembali mengalami penurunan. Kondisi tersebut terlihat di Pasar Cik Puan, Kamis (2/7/2026), di mana harga emas 24 karat dan emas Antam sama-sama turun dibandingkan beberapa waktu sebelumnya.

Salah seorang pedagang emas di Pasar Cik Puan, Risma, mengatakan harga emas 24 karat saat ini berada di kisaran Rp5.700.000 per emas, turun dari sebelumnya yang mencapai Rp5.800.000.

Sementara itu, harga emas Antam juga mengalami penurunan dari Rp2.500.000 menjadi Rp2.350.000 per gram.

“Untuk saat ini harga emas lagi turun. Sebelumnya Rp5.800.000, sekarang Rp5.700.000 satu emasnya. Kalau Antam ada di harga Rp2.350.000 satu gramnya, itu turun juga, sebelumnya Rp2.500.000,” ujar Risma kepada Rakyat45.com, Kamis (2/7/2026).

Meski harga emas turun, aktivitas transaksi di pasar justru lebih didominasi masyarakat yang menjual emas dibandingkan membeli.

Menurut Risma, meningkatnya jumlah penjual dipengaruhi tingginya kebutuhan ekonomi masyarakat, terutama memasuki tahun ajaran baru saat orang tua harus menyiapkan berbagai keperluan sekolah anak.

“Lebih banyak yang jual karena kan anak-anak mulai masuk sekolah. Jadi kebutuhan ekonominya itu lebih banyak, walaupun harganya lagi turun tapi minat yang beli gak banyak,” tambahnya.

Berdasarkan pantauan Rakyat45.com, kondisi tersebut menunjukkan emas masih menjadi salah satu aset simpanan yang kerap dicairkan masyarakat ketika membutuhkan dana cepat. Meski harga sedang mengalami penurunan, kebutuhan mendesak membuat banyak warga memilih melepas emas yang dimiliki dibanding menunggu harga kembali naik.

Pedagang memperkirakan aktivitas penjualan emas masih akan cukup tinggi selama kebutuhan masyarakat menjelang tahun ajaran baru belum berkurang.***