Rakyat45.com, Siak – Uji Kompetensi TKBM Tanjung Buton digelar sebagai upaya meningkatkan kualitas dan profesionalisme tenaga kerja bongkar muat di Kabupaten Siak. Kegiatan yang diselenggarakan Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Tanjung Buton itu berlangsung di Meeting Room Hotel Winaria, Jalan Sutomo, Kabupaten Siak, Rabu (15/7/2026).
Kegiatan dibuka langsung oleh Wakil Bupati Siak, Syamsurizal S.Ag., M.Si., didampingi Kepala KSOP Kelas II Tanjung Buton serta perwakilan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Siak.
Dalam sambutannya, Syamsurizal berharap pelatihan dan uji kompetensi tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi seluruh peserta sehingga mampu meningkatkan keterampilan dan kompetensi dalam menjalankan pekerjaan.
“Kami berharap pelatihan uji kompetensi ini benar-benar bisa memberi manfaat bagi seluruh peserta, sehingga dapat meningkatkan keterampilan dan kemampuan dalam melaksanakan pekerjaannya,” ujar Syamsurizal, Rabu (15/7/2026).
Pelatihan dan uji kompetensi tersebut diselenggarakan oleh Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang di bawah Kementerian Perhubungan melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP). Kegiatan ini bertujuan menghasilkan tenaga kerja bongkar muat yang memiliki sertifikat kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Program tersebut juga menjadi bagian dari komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja di Pelabuhan Industri Tanjung Buton guna mendukung aktivitas ekspor-impor serta meningkatkan kepercayaan investor terhadap sumber daya manusia di sektor kepelabuhanan.
Tim penguji dalam pelaksanaan uji kompetensi terdiri dari Ketua LSP dan Penanggung Jawab DKP Non-STCW Fajar Transelasi, S.Tr., M.A.P., Ketua Program Studi TLAK Dr. Andi Prasetiawan, S.Si.T., M.M., Prapti Utami, M.M., serta Winarsih, M.Si.
Salah seorang peserta, Hamdam, mengaku pelatihan tersebut sangat bermanfaat bagi para tenaga kerja bongkar muat karena dapat meningkatkan kemampuan dan kualitas kerja.
“Dengan pelatihan uji kompetensi ini tentunya akan menambah lagi kemampuan kami dalam meningkatkan kualitas kerja selaku buruh bongkar muat. Kami juga berterima kasih kepada pengurus TKBM yang telah memberikan perhatian terhadap kami dalam meningkatkan kualitas kemampuan kerja untuk memenuhi kebutuhan hidup kami dan keluarga,” kata Hamdam kepada Rakyat45.com, Rabu (15/7/2026).
Melalui pelatihan dan sertifikasi kompetensi tersebut, diharapkan tenaga kerja bongkar muat di Tanjung Buton semakin profesional, memiliki daya saing, serta mampu mendukung pengembangan sektor kepelabuhanan dan perekonomian di Kabupaten Siak.***










