Banner Website
Daerah

Rawat Lingkungan Sejak Dini, Siswa SDN 3 Bantan Bersihkan Pantai Senekip

88
×

Rawat Lingkungan Sejak Dini, Siswa SDN 3 Bantan Bersihkan Pantai Senekip

Sebarkan artikel ini
Hari Anak Nasional 2026, SDN 3 Bantan mengajak siswa merawat lingkungan melalui aksi bersih Pantai Senekip, Sabtu (1/8/2026)./R45/Indra.

Rakyat45.com, Bengkalis – Tangan-tangan kecil bergerak menyusuri bibir Pantai Senekip, memungut sampah yang berserakan. Bagi siswa SD Negeri 3 Bantan, aktivitas tersebut bukan sekadar kerja bakti, melainkan pengalaman belajar untuk memahami bahwa merawat lingkungan membutuhkan kepedulian dan tindakan nyata. Kegiatan itu digelar dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2026, Sabtu (1/8/2026).

Aksi gotong royong berlangsung di kawasan wisata Pantai Senekip, Desa Teluk Pambang, dengan melibatkan Kepala SD Negeri 3 Bantan, Sapiadin, S.Pd.SD, dewan guru, tenaga kependidikan, serta seluruh peserta didik. Para siswa mengumpulkan sampah dari kawasan bibir pantai dan area wisata, kemudian menempatkannya pada titik yang telah disediakan.

Antusiasme peserta didik terlihat sepanjang kegiatan. Para guru tidak hanya mendampingi, tetapi juga memberikan pemahaman mengenai kebersihan sebagai bagian dari tanggung jawab bersama terhadap ruang publik.

Bagi SD Negeri 3 Bantan, kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembelajaran karakter di luar kelas. Peserta didik diberi kesempatan untuk melihat persoalan lingkungan secara langsung, mengambil peran dalam penyelesaiannya, sekaligus memahami nilai gotong royong, disiplin, kerja sama, tanggung jawab, dan kepedulian sosial.

Kepala SD Negeri 3 Bantan, Sapiadin, S.Pd.SD, mengatakan Hari Anak Nasional menjadi momentum untuk menghadirkan pengalaman belajar yang memiliki manfaat langsung bagi peserta didik.

“Kami ingin Hari Anak Nasional tidak hanya diperingati melalui kegiatan seremonial, tetapi juga diisi dengan aksi nyata yang memberikan manfaat bagi anak-anak. Melalui kegiatan ini, mereka belajar bahwa menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat,” ungkap Sapiadin.

Menurut Sapiadin, Pantai Senekip dipilih karena kawasan tersebut merupakan salah satu destinasi wisata di Desa Teluk Pambang sekaligus aset daerah yang perlu dijaga bersama. Keterlibatan generasi muda diharapkan dapat menumbuhkan rasa memiliki terhadap lingkungan dan fasilitas umum.

Pengalaman tersebut juga diharapkan membentuk kebiasaan positif yang dapat diterapkan siswa dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya selama kegiatan berlangsung.

“Harapan kami, melalui kegiatan ini akan tumbuh rasa cinta terhadap lingkungan, semangat gotong royong, tanggung jawab, serta jiwa kepemimpinan dalam diri setiap peserta didik. Nilai-nilai tersebut menjadi bekal penting agar mereka tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga peduli terhadap lingkungan dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” tutupnya.

Peringatan Hari Anak Nasional di SD Negeri 3 Bantan akhirnya menghadirkan pembelajaran yang sederhana, tetapi memiliki pesan kuat. Pantai Senekip menjadi ruang bagi siswa untuk memahami bahwa menjaga lingkungan bukan hanya pengetahuan yang dipelajari di kelas, melainkan tanggung jawab yang dapat dimulai melalui tindakan sehari-hari.

Kegiatan tersebut sekaligus memperlihatkan komitmen sekolah dalam menyeimbangkan pendidikan akademik dengan pembentukan karakter, sehingga peserta didik diharapkan tumbuh sebagai generasi yang memiliki pengetahuan, kepedulian, dan tanggung jawab terhadap lingkungan serta masyarakat.**