RAKYAT45.COM – Pemerintah Kecamatan Kuantan Tengah mewajibkan seluruh anak pacu yang akan mengikuti Pacu Jalur Nasional 2026 menjalani pemeriksaan kesehatan di Puskesmas Kari. Pemeriksaan dilakukan sebagai langkah pencegahan untuk memastikan kondisi peserta tetap prima selama perlombaan di Tepian Narosa Teluk Kuantan.
Instruksi tersebut disampaikan Camat Kuantan Tengah Eka Putra kepada seluruh kepala desa dan penjabat kepala desa se-Kenegerian Kari menjelang pelaksanaan Pacu Jalur Nasional 2026.
Imbauan itu merupakan tindak lanjut surat resmi Puskesmas Kari yang mengacu pada arahan Dinas Kesehatan Kabupaten Kuantan Singingi. Pemeriksaan kesehatan dilakukan untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan selama perlombaan.
“Event Pacu Jalur ini adalah kebanggaan kita, event nasional. Kita tidak ingin ada kejadian yang tidak diinginkan. Saya minta seluruh kepala desa memastikan anak pacunya mengikuti pemeriksaan kesehatan,” tegas Eka Putra, Senin (3/8/2026).
Selain pemeriksaan kesehatan, pemerintah kecamatan meminta setiap desa melengkapi pendataan anak pacu. Data yang diminta meliputi nama, NIK, tempat dan tanggal lahir, serta nomor kontak.
Data tersebut diminta diserahkan kepada Puskesmas Kari sesuai jadwal yang telah ditetapkan dalam arahan pemeriksaan kesehatan.
Pemerintah kecamatan juga mengupayakan batas usia anak pacu di bawah 50 tahun. Peserta yang berusia di atas batas tersebut akan mendapat perhatian khusus.
Kepesertaan BPJS Kesehatan juga menjadi salah satu hal yang diperhatikan. Bagi anak pacu yang belum terdaftar, pemerintah meminta agar segera diusulkan melalui desa atau mendaftar secara mandiri.
Puskesmas Kari memastikan pemeriksaan kesehatan bagi anak pacu dilakukan secara gratis. Pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari langkah preventif untuk menjaga kondisi peserta agar dapat mengikuti perlombaan dengan aman.
Jadwal pemeriksaan telah disusun berdasarkan desa, dimulai dari Desa Pulau Banjar dan Pulau Godang, kemudian Koto Kari, Pintu Gobang, Bandar Alai, Sitorajo, hingga Desa Jake.
Pemerintah Kecamatan Kuantan Tengah berharap seluruh kepala desa memastikan anak pacu mengikuti pemeriksaan sesuai jadwal. Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung kelancaran Pacu Jalur 2026 sekaligus mengutamakan keselamatan peserta selama perlombaan.












