Banner Website
Daerah

HUT Riau ke-69, Bupati Afni Dorong Sinergi Daerah Hadapi Tantangan Fiskal

31
×

HUT Riau ke-69, Bupati Afni Dorong Sinergi Daerah Hadapi Tantangan Fiskal

Sebarkan artikel ini
Bupati Siak Afni berfoto bersama Wali Kota Pekanbaru dan istrinya dengan mengenakan busana Melayu biru saat menghadiri apel peringatan HUT ke-69 Provinsi Riau di halaman Kantor Gubernur Riau, Minggu (9/8/2026)./R45/Suhardi.

Rakyat45.com, Pekanbaru – Tantangan fiskal menuntut pemerintah daerah bekerja lebih terukur, tetapi tidak boleh menjadi alasan untuk memperlambat pembangunan. Pesan tersebut mengemuka dalam peringatan Hari Jadi ke-69 Provinsi Riau ketika Bupati Siak Afni menegaskan kesiapan Siak memperkuat kerja sama dengan pemerintah provinsi dan kabupaten/kota lainnya.

Afni menghadiri apel Hari Jadi ke-69 Provinsi Riau di halaman Kantor Gubernur Riau, Minggu (9/8/2026). Apel dipimpin Plt. Gubernur Riau SF Hariyanto dengan mengusung tema “Bersatu dalam Keberagaman, Maju dalam Pembangunan”.

Dalam amanatnya, SF Hariyanto mengingatkan bahwa peringatan hari jadi bukan sekadar penanda bertambahnya usia provinsi. Momentum tersebut harus digunakan untuk mengevaluasi kekurangan, menyelesaikan pekerjaan yang masih tertunda, sekaligus membuka ruang yang lebih besar bagi kepentingan masyarakat.

“Tekanan terhadap fiskal daerah dirasakan hampir seluruh Indonesia. Namun, kondisi ini tidak boleh menjadi alasan untuk mengurangi tanggung jawab pemerintah kepada masyarakat,” ujar SF Hariyanto.

Pandangan tersebut mendapat perhatian Afni. Ia menilai kondisi Riau membutuhkan hubungan kerja yang semakin solid antara pemerintah provinsi dan seluruh kabupaten/kota agar setiap daerah dapat mengambil peran sesuai potensi serta kebutuhan masing-masing.

“Riau ini rumah kita bersama. Karena itu, pembangunan Riau juga menjadi tanggung jawab kita bersama. Kabupaten Siak tentu siap bersinergi dan mengambil bagian dalam setiap upaya untuk memajukan Riau dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.” ujar Afni.

Menurut Afni, perbedaan karakter dan potensi setiap wilayah justru dapat menjadi kekuatan apabila disatukan dalam arah pembangunan yang sama. Dengan cara itu, keunggulan daerah tidak berjalan sendiri, tetapi saling melengkapi untuk menghasilkan manfaat yang lebih luas.

“Kita memiliki potensi yang berbeda-beda. Kalau kekuatan itu kita satukan, saya yakin akan menjadi energi besar untuk membawa Riau semakin maju. Yang paling penting, hasil pembangunan harus benar-benar dirasakan masyarakat.” katanya.

Ia juga menilai keterbatasan anggaran membutuhkan perubahan cara kerja, terutama dalam menentukan program yang benar-benar menjadi kebutuhan masyarakat. Efisiensi, ketepatan sasaran, dan kerja sama antarpemerintah menjadi bagian penting dalam menghadapi kondisi tersebut.

“Kondisi fiskal memang menjadi tantangan. Tetapi kita tidak boleh berhenti bekerja. Kita harus semakin cermat menentukan prioritas, memperkuat kolaborasi dan memastikan anggaran yang ada memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.” ungkapnya.

Selain persoalan fiskal, Pemerintah Provinsi Riau dalam peringatan tersebut menyatakan dukungan terhadap sejumlah program prioritas pemerintah pusat. Program itu mencakup Makan Bergizi Gratis, Sekolah Rakyat, pemeriksaan kesehatan gratis, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, serta pembangunan tiga juta rumah.

Bagi Afni, usia ke-69 Riau harus menjadi titik untuk memperkuat persatuan sekaligus memastikan hubungan antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota semakin efektif dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

“Selamat Hari Jadi ke-69 Provinsi Riau. Semoga Riau semakin maju, masyarakatnya semakin sejahtera, dan sinergi antara provinsi dan kabupaten/kota semakin kuat. Mari kita bersatu dalam keberagaman dan bersama-sama melanjutkan pembangunan Riau.” tutup Bupati Afni.**