Daerah

Lapas Bengkalis Siapkan Bekal Warga Binaan Menuju Kehidupan Baru

×

Lapas Bengkalis Siapkan Bekal Warga Binaan Menuju Kehidupan Baru

Sebarkan artikel ini
Aktivitas pembinaan berlangsung khidmat; warga binaan laki-laki mengikuti kegiatan di Masjid Al-Ikhsan, sedangkan warga binaan perempuan menjalani pembinaan di ruang kunjungan Lapas Kelas IIA Bengkalis, Jumat (25/9/2026)./R45.

Rakyat45.com, Bengkalis – Setiap masa pembinaan membuka ruang untuk menata kembali arah kehidupan. Lapas Kelas IIA Bengkalis mengisinya dengan program keagamaan dan pendidikan yang menyentuh aspek pengetahuan, karakter, hingga kemandirian warga binaan.

Rangkaian kegiatan tersebut digelar serentak pada Jumat (25/09), mencakup Pengajian Blok Wanita, Pengajian Warga Binaan dan Santri, serta Pendidikan Kesetaraan. Seluruh kegiatan berlangsung pada lokasi yang telah ditentukan dalam lingkungan Lapas Kelas IIA Bengkalis dengan pendampingan petugas pembinaan.

Pengajian Blok Wanita secara khusus menyasar warga binaan perempuan melalui kegiatan pembinaan keagamaan. Sementara Pengajian Warga Binaan dan Santri menjadi ruang untuk memperdalam pemahaman agama sekaligus menanamkan nilai-nilai yang mendukung pembentukan karakter.

Sementara itu, Pendidikan Kesetaraan menghadirkan jalur pengembangan pengetahuan bagi warga binaan. Program tersebut memberikan kesempatan memperoleh pendidikan formal yang setara dengan jenjang pendidikan umum.

Kepala Lapas Kelas IIA Bengkalis, Priyo Tri Laksono, mengatakan kesinambungan program menjadi bagian dari upaya pemasyarakatan dalam membangun warga binaan yang lebih produktif. Pembinaan, menurutnya, perlu berjalan dengan memperhatikan aspek kepribadian dan kemandirian.

โ€œKami berkomitmen untuk terus memberikan pembinaan yang menyentuh aspek kepribadian maupun kemandirian warga binaan. Melalui kegiatan keagamaan dan pendidikan yang dilaksanakan secara rutin, kami berharap warga binaan dapat meningkatkan kualitas diri, memiliki bekal yang cukup setelah bebas nanti, serta menjadi pribadi yang lebih baik dan bermanfaat bagi masyarakat,โ€ ujar Priyo Tri Laksono.

Rangkaian program itu menempatkan pendidikan dan pembinaan keagamaan sebagai bagian dari proses pemasyarakatan. Melalui kegiatan yang dijalankan secara rutin, Lapas Kelas IIA Bengkalis berupaya menghadirkan proses pembinaan yang dapat memberi nilai tambah bagi warga binaan hingga tiba waktunya kembali ke lingkungan masyarakat.**