Rakyat45.com, Bengkalis – Ekspedisi Merah Putih Presisi membawa pesan yang lebih luas dari sekadar kehadiran aparat. Polres Bengkalis bersama pemerintah daerah dan unsur Forkopimda menyentuh langsung kehidupan masyarakat pesisir melalui bantuan sosial, pelayanan kesehatan, penguatan keamanan, hingga penanaman 600 batang mangrove di Pantai Madani, Desa Pambang Pesisir, Kecamatan Bantan, Sabtu (15/8/2026).
Rangkaian kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.30 WIB itu mempertemukan kepolisian dengan masyarakat dalam suasana yang akrab. Rombongan disambut masyarakat dan anak-anak sekolah dengan iringan kompang sebelum meninjau layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi warga setempat.
Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, S.I.K., M.Si., hadir bersama Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Bengkalis Ed Efendi, S.H., M.H., perwakilan Kodim 0303 Bengkalis, Kejaksaan Negeri Bengkalis, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perkebunan, Wakapolres Bengkalis Kompol Ridho Perasetia, S.I.K., M.I.K., jajaran pejabat utama Polres Bengkalis, Forkopimcam Bantan, serta tokoh masyarakat, agama, adat, pemuda dan warga Desa Pambang Pesisir.
Dukungan untuk masyarakat pesisir diwujudkan melalui penyerahan 50 paket bantuan sosial, lima unit mesin ketinting dan lima bola kaki sebagai sarana kontak. Bendera Merah Putih juga diserahkan dan ditancapkan bersama tokoh masyarakat Kecamatan Bantan sebagai bagian dari penguatan semangat nasionalisme menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kapolres Bengkalis mengatakan Ekspedisi Merah Putih Presisi menjadi ruang untuk memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat sekaligus membangun kolaborasi dalam menjaga keamanan serta lingkungan.
Ia secara khusus mengajak tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda ikut memberikan edukasi mengenai bahaya narkoba.
“Permasalahan peredaran narkoba harus menjadi perhatian kita bersama. Kami mengharapkan para tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda dapat memberikan imbauan serta penekanan kepada masyarakat agar tidak bermain-main dengan narkoba,” ujar Kapolres.
Menurutnya, upaya memberantas narkoba tidak dapat hanya mengandalkan aparat penegak hukum. Peran masyarakat diperlukan untuk membangun lingkungan yang mampu mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkotika.
Pesan keamanan itu kemudian berjalan beriringan dengan agenda lingkungan. Kapolres menekankan konsep Green Policing sebagai bagian dari pendekatan kepolisian yang mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga kawasan pesisir.
“Melalui Ekspedisi Merah Putih Presisi dan konsep Green Policing, Polres Bengkalis mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Penanaman mangrove menjadi simbol pelestarian alam sekaligus upaya melindungi wilayah pesisir untuk generasi mendatang,” ungkapnya.
Ia menambahkan, keberadaan kepolisian di tengah masyarakat juga diarahkan untuk menghadirkan pelayanan yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung.
“Polres Bengkalis dan jajaran bukan hanya melakukan penanaman mangrove sebagai upaya menjaga lingkungan pesisir, tetapi juga memberikan bantuan sosial, pelayanan kesehatan serta dukungan kepada masyarakat,” tambahnya.
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Bengkalis Ed Efendi turut mengapresiasi perhatian Kapolres Bengkalis terhadap persoalan narkoba di daerah tersebut. Ia mengajak masyarakat memperkuat kerja sama dengan kepolisian dalam memutus peredaran narkotika.
“Kita sangat bersyukur mendapatkan Kapolres seperti Bapak Fahrian yang memiliki perhatian luar biasa terhadap peredaran narkoba di Kabupaten Bengkalis. Beliau tegas terhadap pelaku maupun pengguna narkoba. Mari sama-sama kita bekerja sama untuk memberantas narkoba di wilayah Kabupaten Bengkalis,” ujarnya.
Dalam dialog bersama masyarakat, tokoh masyarakat Desa Pambang Pesisir menyampaikan apresiasi atas kunjungan jajaran Polres Bengkalis. Warga juga menyatakan komitmen mendukung pemerintah daerah dan kepolisian dalam pemberantasan narkoba serta berbagai bentuk tindak pidana lainnya.
“Terima kasih kepada Bapak Kapolres dan rombongan yang telah hadir sampai ke desa kami dalam melaksanakan Ekspedisi Merah Putih Presisi. Kami selaku tokoh masyarakat akan tetap berkomitmen mendukung Bapak Kapolres dan Pemerintah Kabupaten Bengkalis dalam memberantas narkoba dan tindak pidana lainnya,” kata tokoh masyarakat.
Masyarakat juga menyambut positif penerapan Green Policing yang dinilai relevan dengan kebutuhan warga yang hidup berdampingan dengan kawasan pesisir. Sebagai bentuk apresiasi, warga Desa Pambang Pesisir menyerahkan dua replika kapal nelayan hasil karya masyarakat setempat kepada Kapolres Bengkalis.
Setelah dialog dan makan bersama, kegiatan memasuki agenda utama pelestarian lingkungan. Sekitar pukul 12.50 WIB, Kapolres bersama jajaran pemerintah, unsur Forkopimda dan masyarakat menanam 600 batang mangrove di kawasan Pantai Madani.
Penanaman tersebut menjadi langkah konkret menjaga ekosistem pesisir sekaligus memperkuat upaya menghadapi ancaman abrasi dan kerusakan lingkungan. Lebih dari seremoni, kegiatan itu menempatkan masyarakat sebagai bagian penting dalam menjaga keberlanjutan wilayah pesisir.
Seluruh rangkaian Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau di wilayah hukum Polres Bengkalis berakhir sekitar pukul 13.30 WIB. Kegiatan berlangsung aman, lancar dan kondusif.**












