Daerah

Hujan Lebat Jinakkan Api, Tim Gabungan Sisir Karhutla Desa Buluh Apo

×

Hujan Lebat Jinakkan Api, Tim Gabungan Sisir Karhutla Desa Buluh Apo

Sebarkan artikel ini
Tim gabungan Polsek Pinggir bersama TNI, BPBD, dan MPA melakukan penyisiran serta pengecekan areal Karhutla di Desa Buluh Apo pascahujan lebat, Rabu (26/8/2026)./R45/Humas.

Rakyat45.com, Pinggir –  Hujan lebat yang mengguyur Kecamatan Pinggir menjelang pagi menjadi momentum penting dalam penanganan Karhutla. Guyuran air meredam api yang sebelumnya membakar kawasan Jalan Reformasi RT 002 RW 006, Dusun Tambusu, Desa Buluh Apo, Kabupaten Bengkalis, hingga areal tersebut dinyatakan padam, Rabu (26/8/2026).

Kepastian kondisi itu tidak hanya mengandalkan guyuran hujan. Sekitar pukul 11.00 WIB, personel Polsek Pinggir bersama TNI, BPBD, dan Masyarakat Peduli Api (MPA) turun langsung untuk menyisir kawasan terdampak sekaligus memastikan tidak ada titik api yang masih bertahan.

Hasil pemeriksaan menunjukkan lahan dalam kondisi basah. Tim tidak menemukan api maupun tanda-tanda kebakaran yang masih berlangsung setelah hujan dengan intensitas lebat mengguyur kawasan tersebut pada subuh dini hari.

Meski api telah padam, petugas tetap mewaspadai kemungkinan munculnya kembali kebakaran. Pemeriksaan menyeluruh dilakukan sebagai langkah pencegahan, terutama untuk mengantisipasi bara atau sumber panas yang dapat kembali memicu api ketika cuaca berubah panas dan kering.

Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Pinggir AKP Agung Rama Setiawan, S.I.K., M.Si mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap ancaman Karhutla.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan. Apabila menemukan titik api atau kepulan asap, segera laporkan kepada pihak berwenang agar dapat ditangani dengan cepat,” ujar AKP Agung.

Menurutnya, pencegahan Karhutla tidak hanya bergantung pada langkah aparat, tetapi juga membutuhkan kepedulian masyarakat, terutama warga yang beraktivitas di sekitar kawasan rawan kebakaran.

“Kondisi lahan yang sudah padam tetap perlu dipantau. Kami bersama TNI, BPBD, MPA, dan masyarakat akan terus melakukan pengecekan sebagai langkah antisipasi agar api tidak kembali muncul,” lanjut Kapolsek.

Sinergi lintas unsur tersebut menjadi bagian dari upaya preventif Polsek Pinggir untuk menjaga wilayah hukumnya tetap aman dari ancaman Karhutla. Pemantauan dilakukan sebagai langkah lanjutan setelah proses pemadaman, sehingga setiap perubahan kondisi di lapangan dapat segera diketahui.

Masyarakat juga diminta segera melapor apabila menemukan kepulan asap atau indikasi titik api di sekitar permukiman, perkebunan, maupun lahan terbuka. Kecepatan informasi menjadi penting agar petugas dapat mengambil tindakan sebelum api berkembang dan meluas.

“Peran masyarakat sangat penting dalam mencegah Karhutla. Jangan menunggu api membesar, setiap indikasi kebakaran harus segera dilaporkan sehingga bisa ditangani sedini mungkin,” tegasnya.

Hingga pengecekan selesai, kawasan terdampak Karhutla di Jalan Reformasi RT 002 RW 006, Dusun Tambusu, Desa Buluh Apo, berada dalam kondisi aman. Tidak ditemukan titik api baru maupun tanda kebakaran yang masih berlangsung.

Polsek Pinggir bersama TNI, BPBD, MPA, dan masyarakat akan terus menjaga koordinasi serta melakukan pemantauan sebagai bagian dari upaya mencegah kebakaran kembali terjadi.**