Banner Website
Peristiwa

Mayat Pria Ditemukan Tersangkut Jaring Keramba di Pulau Belimbing II Kampar

×

Mayat Pria Ditemukan Tersangkut Jaring Keramba di Pulau Belimbing II Kampar

Sebarkan artikel ini
Mayat Pria Ditemukan di Keramba Pulau Belimbing II Kampar
Penemuan sesosok mayat laki-laki di sekitar keramba ikan milik warga di Pulau Belimbing II, Desa Kuok, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar, Riau, Selasa (25/8/2026). R45/RA

RAKYAT45.COM – Warga dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki di sekitar keramba ikan milik warga di Pulau Belimbing II, Desa Kuok, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar, Riau, Selasa (25/8/2026).

Jasad tersebut ditemukan dalam kondisi sudah membusuk dan mengundang perhatian warga yang datang ke lokasi.

Mayat pertama kali ditemukan oleh dua warga yang sedang membersihkan keramba ikan milik mereka. Saat membersihkan bagian jaring, keduanya melihat sesuatu yang mencurigakan.

Keduanya kemudian mendapati bagian jari tangan manusia tersangkut di jaring keramba. Setelah diperiksa lebih lanjut, terlihat jasad seorang pria berada di sekitar keramba.

Kondisi jasad sudah membusuk dan diduga telah berada di dalam air selama beberapa waktu.

Penemuan tersebut kemudian dikaitkan warga dengan peristiwa seorang pria yang sebelumnya dilaporkan terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Kecamatan Kuok, pada Selasa (4/8/2026).

Saat kejadian itu, sepeda motor milik pria tersebut ditemukan ditinggalkan di sekitar jembatan. Tim gabungan juga sempat melakukan pencarian terhadap korban.

“Sepertinya ini yang terjun dari Jembatan Rantau Berangin lalu,” ujar salah seorang warga di lokasi.

Pria yang dilaporkan terjun dari jembatan tersebut diketahui bernama Boiko Gulo. Ia disebut merupakan staf pelayanan di salah satu gereja di Kecamatan Kabun, Kabupaten Rokan Hulu.

Meski demikian, polisi belum memastikan identitas jasad yang ditemukan di Pulau Belimbing II tersebut sebagai Boiko Gulo.

Kapolsek Bangkinang Barat Iptu Rully Chairullah membenarkan adanya penemuan jasad tersebut. Polisi juga telah menghubungi pihak keluarga Boiko Gulo.

“Dugaan sementara penemuan jasad tersebut adalah tubuh Boiko Gulo, namun kita belum bisa memastikan. Kita masih menunggu hasil dari pihak forensik terlebih dahulu. Akan tetapi, pihak keluarganya telah kita hubungi,” ujar Rully.

Setelah dievakuasi dari lokasi, jasad tersebut dibawa ke Rumah Sakit Umum Bangkinang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut, termasuk proses identifikasi dan pembersihan.

“Setelah dievakuasi, jasad korban langsung dibawa menuju Rumah Sakit Umum Bangkinang guna pemeriksaan identitas dan pembersihan sebelum diserahkan kepada pihak keluarga,” pungkasnya.

Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan forensik untuk memastikan identitas jasad sekaligus mengetahui penyebab kematiannya.

Warga berharap proses identifikasi segera dilakukan agar keluarga memperoleh kepastian setelah hampir tiga pekan menunggu kabar mengenai keberadaan Boiko Gulo.

Hingga berita ini ditulis, proses pemeriksaan masih berlangsung. Kepastian identitas jasad akan disampaikan setelah hasil pemeriksaan resmi dari pihak berwenang diperoleh.***