Banner Website
Politik

Kabut Asap Mulai Selimuti Riau, DPRD Minta Warga Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan

×

Kabut Asap Mulai Selimuti Riau, DPRD Minta Warga Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan

Sebarkan artikel ini
Kabut Asap Riau Meningkat, Warga Diminta Kurangi Aktivitas
nggota DPRD Riau Andi Darma Taufik. Tn/y

RAKYAT45.COM – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) mulai dirasakan di sejumlah wilayah Riau. Kondisi tersebut terjadi meski Kota Pekanbaru disebut tidak mengalami Karhutla.

Kabut asap yang dirasakan di Pekanbaru disebut berasal dari kiriman daerah kabupaten di sekitar wilayah tersebut. Dampaknya, aktivitas masyarakat mulai terganggu dan siswa sekolah di Pekanbaru diliburkan untuk menghindari paparan kabut asap.

Kondisi serupa juga mulai dirasakan di Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Pusat kota kabupaten tersebut kini mulai terpapar kabut asap.

Melihat kondisi tersebut, Anggota DPRD Riau Andi Darma Taufik mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan. Ia menilai kualitas udara yang memburuk dapat berdampak terhadap kesehatan masyarakat.

“Kondisi udara ini semakin memburuk, kabut asap sudah turun. Untuk itu kita mengimbau masyarakat agar mengurangi aktivitas di luar ruangan,” ujar Andi, Senin (24/8/2026).

Selain mengurangi aktivitas di luar ruangan, Andi meminta masyarakat menggunakan masker ketika harus beraktivitas di luar rumah.

Menurutnya, perlindungan terhadap masyarakat perlu menjadi perhatian pemerintah daerah selama kondisi kabut asap masih terjadi.

Andi juga meminta Pemerintah Provinsi Riau dan pemerintah kabupaten/kota menyediakan masker bagi masyarakat yang terdampak kabut asap.

“Pemerintah daerah juga harus sediakan masker untuk masyarakat. Karena ini bertujuan untuk melindungi masyarakat kita,” katanya.

Andi yang merupakan lulusan sarjana keperawatan itu menilai persoalan Karhutla tidak cukup hanya dilihat dari sisi penanganan kebakaran. Dampak kesehatan yang muncul akibat kabut asap juga perlu menjadi perhatian pemerintah.

“Pemerintah harus memerhatikan dampak kesehatannya, konsekuensi hukumnya. Jadi jangan hanya fokus pemadaman tapi, dampak dari Karhutla ini juga diperhatikan,” tegasnya.

Ia berharap langkah penanganan Karhutla berjalan bersamaan dengan upaya melindungi masyarakat dari dampak kabut asap yang mulai dirasakan di sejumlah daerah Riau.***