Rakyat45.com, Bengkalis – Sejenak meninggalkan rutinitas pelayanan dan tugas pemasyarakatan, jajaran pegawai Lapas Kelas IIA Bengkalis menemukan ruang kebersamaan di tepian Sungai Kembung. Turnamen Memancing Lapas Bengkalis yang digelar Minggu, 23 Agustus 2026, bukan sekadar persaingan mendapatkan tangkapan terbaik, melainkan menjadi momentum untuk merajut kekompakan antarsesama pegawai.
Meski sebagian pegawai mengikuti kegiatan tersebut, regu piket tetap menjalankan tugas pengamanan dan memastikan situasi di lingkungan Lapas Kelas IIA Bengkalis tetap aman serta kondusif. Pelaksanaan kegiatan pun berlangsung tanpa mengabaikan tanggung jawab utama pemasyarakatan.
Turnamen dimulai pukul 07.00 WIB dan diikuti jajaran pegawai dengan penuh antusias. Peserta membawa perlengkapan pancing masing-masing dan mengikuti perlombaan dalam suasana santai, namun tetap menjunjung sportivitas.
Kalapas Kelas IIA Bengkalis, Priyo Tri Laksono, mengatakan kegiatan tersebut sengaja dikemas sebagai ruang untuk memperkuat hubungan antara sesama pegawai di luar kesibukan pekerjaan sehari-hari.
“Kami mengadakan turnamen ini agar kita bisa bersatu, berbagi tawa, dan memperkuat ikatan persaudaraan di luar rutinitas tugas sehari-hari. Kerukunan antar pegawai adalah kunci pelayanan yang baik. Jika kita solid, pekerjaan menjadi ringan, dan hasilnya maksimal untuk warga binaan maupun masyarakat,” ujar Priyo.
Keasrian Sungai Kembung turut memberi warna pada kegiatan tersebut. Para peserta saling menguji keterampilan untuk memperoleh tangkapan terbaik, sementara suasana kekeluargaan dan sportivitas tetap terjaga hingga kegiatan berlangsung.
Bagi Lapas Kelas IIA Bengkalis, kebersamaan yang dibangun melalui kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan kerja yang harmonis. Hubungan antarpersonel yang baik dinilai dapat mendukung terbentuknya suasana kerja yang sehat, kondusif, dan produktif.
Semangat kebersamaan itu diharapkan tidak berhenti setelah turnamen berakhir. Kekompakan yang terbangun diharapkan menjadi energi positif bagi pegawai untuk meningkatkan kinerja sekaligus menjaga kualitas pelayanan kepada warga binaan dan masyarakat.
Bekerja dengan ikhlas, bersenang bersama-kebersamaan adalah kekuatan.**












