Olahraga

HANGTUAH Combat 2026: Tiga Atlet Kick Boxing Bengkalis Raih Emas, Siap ke Kejurnas

2
×

HANGTUAH Combat 2026: Tiga Atlet Kick Boxing Bengkalis Raih Emas, Siap ke Kejurnas

Sebarkan artikel ini
Tiga atlet Kick Boxing Bengkalis (tengah) bersama pelatih Hady Sucipto dan Alle Saputra usai meraih medali emas pada ajang HANGTUAH Combat 2026. Ahad (01/11/2026)./R45.

Rakyat45.com, Pekanbaru – Tiga medali emas menjadi pencapaian yang mengangkat nama Kabupaten Bengkalis dalam arena kick boxing Riau. Prestasi tersebut diraih atlet Disch Fight Camp melalui HANGTUAH Combat 2026, sekaligus menjadi bekal berharga sebelum mereka menghadapi persaingan di tingkat nasional.

Ajang HANGTUAH Combat – Perebutan Sabuk Wali Kota Pekanbaru 2026 berlangsung pada 30 Oktober hingga 1 November 2026. Tiga atlet yang menyumbangkan emas ialah Dimas, siswa SMA Negeri 3 Kabupaten Bengkalis, Muhammad Bintang Al Vino, putra seorang PNS Satpol PP Kabupaten Bengkalis, serta Ananda Panrro Pakpahan, anggota TNI Yonif TP 850 di bawah Komando Daerah Militer XIX/Tuanku Tambusai.

Ketua Kick Boxing Bengkalis, Wiwin Suryana, menyampaikan kebanggaannya atas hasil yang diraih ketiga atlet. Menurutnya, pencapaian itu mencerminkan kedisiplinan dan kesungguhan dalam berlatih sekaligus memperkuat reputasi Bengkalis sebagai daerah yang melahirkan atlet berprestasi.

“Prestasi ini merupakan bukti nyata kerja keras dan kedisiplinan para atlet. Kami sangat bangga karena nama Bengkalis kini semakin dikenal sebagai daerah pencetak atlet berprestasi di Provinsi Riau,” ucap Wiwin kepada Rakyat45.com, Ahad (1/11/2026).

Pelatih Hady Sucipto menegaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil dari proses latihan yang berkesinambungan. Ia mengingatkan para atlet agar menjadikan kemenangan ini sebagai pijakan untuk terus berkembang, bukan alasan untuk berpuas diri.

“Kemenangan ini tidak diraih dengan mudah, melainkan merupakan buah dari latihan yang konsisten dan semangat yang tidak pernah padam. Keberhasilan ini bukanlah titik akhir, tetapi awal dari perjalanan yang lebih panjang bagi mereka,” kata Hady Sucipto.

Harapan agar prestasi tersebut menular kepada generasi berikutnya juga disampaikan pelatih Alle Saputra. Ia ingin keberhasilan para atlet menjadi dorongan bagi anak-anak muda Bengkalis untuk menekuni olahraga secara serius dan berani mengejar target yang lebih tinggi.

“Setiap tetes keringat mereka kini terbayar lunas. Semoga keberhasilan ini menjadi motivasi bagi anak-anak muda Bengkalis lainnya untuk berani bermimpi besar dan mewujudkannya melalui kerja keras,” tutur Alle.

Kejurnas di Jakarta Menjadi Agenda Berikutnya

Setelah menyelesaikan kompetisi di Pekanbaru, ketiga atlet dijadwalkan berangkat ke Jakarta pada 10 November 2026 untuk mengikuti Kejuaraan Nasional Kick Boxing 2026. Mereka akan mewakili Pengkab Kick Boxing Kabupaten Bengkalis dalam ajang tersebut.

Menghadapi kompetisi nasional, pengurus dan atlet berharap Bupati Bengkalis memberikan perhatian serta bantuan pendanaan untuk mendukung keberangkatan dan kebutuhan persiapan. Dukungan tersebut diharapkan membantu mereka menjalani persiapan dengan lebih optimal sebelum bertanding.

Para atlet dan pengurus juga menyampaikan apresiasi kepada pihak-pihak yang telah mendukung perjalanan mereka, yakni Kepala Lapas Bengkalis, Priyo Tri Laksono; Ketua KONI Bengkalis, Darma Firdaus Sitompul, KPLP Bengkalis, M. De Albar, Kepala SPPG, Steven Dinata, serta seluruh mitra yang telah memberikan bantuan.

Ucapan terima kasih turut ditujukan kepada Panglima Komando Daerah Militer XIX/Tuanku Tambusai, Kepala Dispora Bengkalis, Hady Prasetyo, Ketua Pengprov Kick Boxing Riau, Ir. Muhamad Yasmin, Kepala Bea Cukai Bengkalis serta sponsor Toko Bangunan Dumai dan Sukses Bangunan Bung Acai.

“Seluruh dukungan, doa, dan kesempatan yang diberikan menjadi energi terbesar bagi kami untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama daerah tercinta ini,” ungkap perwakilan atlet dan pengurus.

Persiapan menuju Jakarta kini menjadi tahap penting bagi Dimas, Muhammad Bintang Al Vino, dan Ananda Panrro Pakpahan. Setelah menunjukkan kemampuan di tingkat provinsi, mereka akan menghadapi kesempatan untuk mengukur daya saing di panggung nasional, dengan membawa nama Bengkalis dalam kompetisi kick boxing Indonesia.**