Pekanbaru, Rakyat45.com – Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kota Pekanbaru atas dedikasi dan semangat mereka dalam mencetak generasi penerus bangsa yang cerdas dan berkarakter.
Hal itu disampaikan Agung saat membuka kegiatan Peluncuran Buku dan Seminar Mendongeng bertajuk “Kisah Inspirasi Bunda Bertumbuh Bersama Ziyad & Shofiyah” yang digelar di Aula Dang Merdu BRKS Pekanbaru, Jalan Jenderal Sudirman, pada Jumat (10/10/2025).
“Atas nama Pemerintah Kota Pekanbaru, saya menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh Bunda PAUD, mulai dari tingkat kota hingga kelurahan yang penuh ketulusan menjadi motor penggerak utama dalam membangun ekosistem pendidikan anak usia dini di Pekanbaru,” ujar Agung.
Wali Kota menegaskan, kegiatan peluncuran buku dan seminar mendongeng tersebut bukan sekadar acara seremonial, melainkan bentuk nyata pengabdian dan semangat Bunda PAUD dalam mengembangkan dunia pendidikan anak usia dini.
“Setiap tulisan, kisah, dan dongeng yang dihadirkan dalam buku ini mengandung nilai pengorbanan, cinta, dan dedikasi yang luar biasa dari para pendidik PAUD,” jelasnya.
Menurut Agung, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Pekanbaru untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam meningkatkan mutu pendidikan anak usia dini. Buku yang diluncurkan dinilainya mencerminkan semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap masa depan generasi emas Indonesia.
Agung menjelaskan bahwa masa anak usia dini adalah periode emas yang menentukan arah perkembangan karakter dan potensi anak di masa depan. Karena itu, guru dan Bunda PAUD berperan penting dalam menanamkan nilai moral, akhlak, serta kecerdasan emosional sejak dini.
“Anak usia dini adalah masa yang sangat menentukan arah tumbuh kembangnya karakter. Di sinilah peran guru dan Bunda PAUD menjadi pilar utama dalam menciptakan generasi unggul, berakhlak, dan berkarakter,” tuturnya.
Lebih lanjut, Agung menyampaikan harapannya agar kerja sama antara pemerintah, Bunda PAUD, dan seluruh pemangku kepentingan terus terjalin erat. Ia menargetkan Pekanbaru dapat menjadi Kota Ramah Anak, Kota Literasi, dan Kota Pendidikan Berdaya Saing.
“Pemerintah Kota Pekanbaru berkomitmen mendukung penuh berbagai inovasi Bunda PAUD. Mulai dari program penuntasan anak tidak sekolah, penguatan literasi dan karakter anak melalui buku inspiratif, hingga penyediaan layanan PAUD Aman di Komplek Perkantoran Tenayan Raya,” tutupnya.
Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum bagi para pendidik PAUD untuk terus berinovasi dan memperkuat peran keluarga dalam membentuk karakter anak-anak Pekanbaru menuju generasi cemerlang di masa depan.












