Taktiknews.com, Indragiri Hilir – Insiden serius terjadi di wilayah Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), setelah pipa gas bawah tanah milik PT Trans Gas Indonesia (TGI) mengalami kebocoran dan memicu semburan api setinggi kurang lebih 15 meter, Jumat (2/1/2026) sore.
Peristiwa yang terjadi di Dusun Nibul, Desa Batu Ampar tersebut sontak mengejutkan warga. Kepanikan tidak terhindarkan lantaran sebelum api muncul, terdengar suara ledakan keras dari arah jalur pipa gas yang berada tak jauh dari area aktivitas masyarakat.
Kapolres Indragiri Hilir, AKBP Farouk Oktora, SH, SIK, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebutkan lokasi pipa memang berada cukup dekat dengan kawasan yang kerap dilalui warga, sehingga berpotensi menimbulkan risiko keselamatan.
“Meski jarak pipa dengan permukiman sekitar 500 meter, situasi ini tetap membahayakan. Kami langsung meminta warga meningkatkan kewaspadaan dan menghentikan sementara aktivitas di sekitar lokasi,” ujar Farouk kepada Rakyat45.com.
Ledakan dilaporkan terjadi sekitar pukul 16.00 WIB, disusul semburan api yang terus menyala dari titik kebocoran. Aparat Polsek Kemuning segera bergerak cepat dengan melakukan sterilisasi lokasi serta menghentikan arus kendaraan yang melintas di jalur penghubung Jambi–Riau.
Petugas kepolisian juga melakukan pengamanan di Jalan Lintas Timur, sekaligus menyiapkan skema penutupan jalur dari arah Pekanbaru maupun Jambi jika kondisi dinilai membahayakan pengguna jalan.
“Proses penghentian aliran gas sedang dilakukan. Diperkirakan membutuhkan waktu sekitar tiga jam hingga api benar-benar padam,” jelas Farouk.
Pihak kepolisian telah berkoordinasi intensif dengan manajemen PT TGI agar segera melakukan pemutusan jalur pipa dan penanganan krisis guna mencegah dampak yang lebih luas.
Meski hujan lebat sempat mengguyur kawasan tersebut, api masih terlihat menyala hingga petang. Namun aparat memastikan situasi tetap terkendali di bawah pengawasan ketat petugas gabungan.
“Untuk sementara, tidak ditemukan korban jiwa maupun warga yang terdampak langsung. Kami terus melakukan pemantauan hingga kondisi benar-benar aman,” pungkas Kapolres.***












