Banner Website
Daerah

BPBD Meranti Perkuat Masyarakat Peduli Api untuk Hadapi Ancaman Karhutla

66
×

BPBD Meranti Perkuat Masyarakat Peduli Api untuk Hadapi Ancaman Karhutla

Sebarkan artikel ini
BPBD Meranti Latih Masyarakat Peduli Api Antisipasi Karhutla
Pelatihan yang digelar Badan Kerja Sama Antar Desa (BKAD) Kecamatan Tebing Tinggi Timur di Sanggar Seni Linau Kuning, Desa Sungai Tohor, Rabu (29/7/2026). R45/solihin

Rakyat45.com, Meranti – BPBD Kepulauan Meranti memperkuat kesiapsiagaan masyarakat menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan memberikan pelatihan kepada anggota Masyarakat Peduli Api (MPA) di Kecamatan Tebing Tinggi Timur.

Pelatihan yang digelar Badan Kerja Sama Antar Desa (BKAD) Kecamatan Tebing Tinggi Timur di Sanggar Seni Linau Kuning, Desa Sungai Tohor, Rabu (29/7/2026), mengusung tema “Membangun Desa Tangguh Melalui Pelatihan Kewaspadaan dan Penanggulangan Bencana”. Kegiatan tersebut difokuskan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengantisipasi karhutla serta menghadapi berbagai potensi bencana lainnya.

Dari pantauan Rakyat45.com, peserta mendapatkan materi mulai dari deteksi dini kebakaran hutan dan lahan, langkah-langkah mitigasi, penanganan awal saat terjadi kebakaran, hingga pentingnya koordinasi antara masyarakat dan pemerintah dalam upaya penanggulangan bencana.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Kepulauan Meranti, Ardath, S.IP, menegaskan keberadaan Masyarakat Peduli Api memiliki peran penting sebagai garda terdepan dalam upaya pencegahan dan penanganan kebakaran lahan di tingkat desa.

“Melalui pelatihan ini kami berharap anggota MPA memiliki pengetahuan dan keterampilan yang lebih baik dalam melakukan pencegahan, deteksi dini, serta penanganan awal apabila terjadi karhutla maupun bencana lainnya. Kolaborasi masyarakat dan pemerintah menjadi kunci dalam mewujudkan desa yang tangguh terhadap bencana,” ujarnya.

Pelatihan tersebut diikuti perwakilan Masyarakat Peduli Api dari seluruh desa di Kecamatan Tebing Tinggi Timur. Sejumlah unsur juga turut hadir, di antaranya Camat Tebing Tinggi Timur, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Kepulauan Meranti, Basarnas, Bhabinkamtibmas, kepala desa, pendamping desa, serta pengurus BKAD.

Melalui kegiatan ini, BPBD berharap para anggota Masyarakat Peduli Api dapat menjadi ujung tombak edukasi, pencegahan, dan penanganan awal karhutla di wilayah masing-masing. Peningkatan kapasitas masyarakat dinilai menjadi langkah strategis untuk menekan risiko kebakaran sekaligus memperkuat ketangguhan desa dalam menghadapi berbagai ancaman bencana.***