Banner Website
Peristiwa

Serangan Monyet Liar di Tembilahan Bertambah Jadi 16 Korban, DPKP Bantah Video Gerombolan Viral

28
×

Serangan Monyet Liar di Tembilahan Bertambah Jadi 16 Korban, DPKP Bantah Video Gerombolan Viral

Sebarkan artikel ini
Monyet Liar Tembilahan Serang 16 Warga, Video Viral Dibantah
Ilustrasi Monyet. (karya Carla_Manneh)

RAKYAT45.COM – Monyet liar Tembilahan kembali memakan korban. Hingga kini, sedikitnya 16 warga dilaporkan mengalami luka akibat cakaran dan gigitan hewan tersebut. Di tengah meningkatnya jumlah korban, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menegaskan video viral yang memperlihatkan gerombolan monyet menyerang warga bukan terjadi di Tembilahan.

Kepala DPKP Kabupaten Inhil, Junaidy, mengatakan hasil pemantauan di lapangan menunjukkan serangan yang terjadi di wilayah Kecamatan Tembilahan diduga hanya dilakukan oleh seekor monyet liar.

“Saat ini terindikasi hanya 1 ekor. Untuk video yang viral di media sosial itu, seperti kejadian di Kalimantan, bukan di Tembilahan,” kata Junaidy.

Ia mengungkapkan jumlah korban terus bertambah. Hingga saat ini, sebanyak 16 warga telah menjadi korban serangan monyet liar dengan luka robek akibat cakaran maupun gigitan.

“Korban sudah bertambah jadi 16 orang. Sebagian besar terluka robek karena cakaran dan gigitan monyet. Dan korban langsung divaksin untuk menghindari adanya rabies, karena kita belum mengetahui bagaimana kondisi monyet tersebut,” ujarnya.

Junaidy memastikan seluruh korban telah mendapatkan perawatan medis di fasilitas kesehatan setempat. Pemerintah daerah juga menanggung seluruh biaya pengobatan para korban.

Sementara itu, tim gabungan masih terus memburu monyet liar yang diduga menjadi penyebab serangkaian serangan tersebut. Pencarian dilakukan bersama masyarakat yang ikut membantu petugas agar hewan itu segera ditangkap dan tidak kembali membahayakan warga.

“Perburuan monyet liar ini juga melibatkan warga yang turut prihatin akan bertambahnya korban serangan monyet tersebut,” katanya.

DPKP Inhil mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada karena monyet liar tersebut masih berkeliaran dan beberapa kali terlihat memasuki kawasan permukiman, khususnya rumah-rumah yang berada di bantaran sungai.

“Kejadiannya itu di pinggiran sungai. Monyet itu datang ke rumah-rumah warga yang ada di pinggiran sungai. Jadi kami mengimbau masyarakat untuk menutup pintu dan jendela agar monyet tersebut tidak masuk. Dan kalau keluar rumah, jangan sendirian,” imbau Junaidy.

Pemerintah daerah mengimbau warga segera melapor kepada petugas apabila kembali melihat keberadaan monyet liar tersebut, sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan risiko jatuhnya korban baru dapat diminimalkan.***