Banner Website
Politik

DPRD Dukung Seragam Sekolah Gratis untuk Semua Siswa Baru, Minta Rehab Sekolah Jangan Dikurangi

29
×

DPRD Dukung Seragam Sekolah Gratis untuk Semua Siswa Baru, Minta Rehab Sekolah Jangan Dikurangi

Sebarkan artikel ini
DPRD Dukung Seragam Sekolah Gratis di Pekanbaru
Wakil Ketua Komisi III DPRD Pekanbaru, Tekad Indra Pradana Abidin. (R45/Y)

RAKYAT45.COM – Komisi III DPRD Pekanbaru mendukung penuh program seragam sekolah gratis Pekanbaru yang diperluas untuk seluruh siswa baru jenjang SD dan SMP pada APBD Murni 2026. Meski demikian, DPRD mengingatkan agar kebijakan tersebut tidak mengurangi anggaran perbaikan sarana dan prasarana sekolah.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Pekanbaru, Tekad Indra Pradana Abidin, mengatakan hasil pembahasan bersama Dinas Pendidikan menunjukkan cakupan penerima program kini diperluas sehingga seluruh siswa baru SD dan SMP akan memperoleh bantuan seragam.

“Kami dari Komisi III tentu sangat mendukung program seragam gratis ini. Seluruh siswa baru SD dan SMP akan mendapat seragam sesuai ketentuan yang telah ditetapkan,” kata Tekad, Rabu (5/8/2026).

Namun, ia mengungkapkan penambahan anggaran program tersebut diambil dari pos sarana dan prasarana pendidikan. Akibatnya, sejumlah rencana rehabilitasi gedung sekolah dan pengadaan mebel yang sebelumnya telah disusun tidak dapat direalisasikan pada APBD Murni 2026.

“Yang menjadi persoalan, dana tambahan untuk seragam ini diambil dari anggaran sarana dan prasarana. Artinya, rehab bangunan sekolah dan pengadaan mebel untuk beberapa sekolah yang sudah direncanakan akhirnya tidak bisa dilaksanakan tahun ini,” ujarnya.

Tekad menilai Pemerintah Kota Pekanbaru seharusnya menambah alokasi anggaran baru bagi Dinas Pendidikan tanpa memangkas anggaran yang telah disiapkan untuk peningkatan fasilitas sekolah.

“Harusnya Pemko menambah anggaran baru ke Dinas Pendidikan tanpa mengganggu anggaran sarana dan prasarana. Jadi siswa mendapatkan seragam gratis, sementara sekolah juga tetap diperbaiki dan fasilitas belajarnya semakin layak,” tegasnya.

Ia berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan melalui APBD Perubahan 2026 dengan menambah kembali anggaran rehabilitasi sekolah. Menurutnya, masih banyak bangunan sekolah di Pekanbaru yang memerlukan perbaikan agar proses belajar mengajar berjalan lebih nyaman.

“Kami berharap di APBD Perubahan nanti ada penambahan anggaran untuk sarana dan prasarana. Banyak sekolah yang kondisinya sudah rusak dan perlu segera diperbaiki,” katanya.

Tekad menjelaskan, anggaran program seragam sekolah gratis yang semula sekitar Rp6 miliar kini meningkat menjadi sekitar Rp13 miliar. Kenaikan itu terjadi setelah penerima manfaat diperluas dari sekitar 3.000 siswa menjadi seluruh siswa baru SD dan SMP di Kota Pekanbaru.

Meski mendukung penuh kebijakan tersebut, Komisi III DPRD Pekanbaru menegaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan tidak hanya melalui bantuan seragam gratis, tetapi juga harus diimbangi dengan penyediaan fasilitas belajar yang layak.

“Penambahan anggaran ini kami dukung. Namun, jangan sampai mengurangi anggaran perbaikan sekolah karena keduanya sama-sama penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan,” pungkasnya.***