Banner Website
Daerah

Donor Darah Lapas Bengkalis, Sehat untuk Diri Peduli untuk Sesama

×

Donor Darah Lapas Bengkalis, Sehat untuk Diri Peduli untuk Sesama

Sebarkan artikel ini
Jajaran pegawai Lapas Kelas IIA Bengkalis saat mengikuti pemeriksaan kesehatan dan donor darah bersama PMI Kabupaten Bengkalis, Rabu (12/8/2026)./R45/Humas.

Rakyat45.com, Bengkalis – Setetes darah mungkin tampak sederhana, tetapi bagi mereka yang membutuhkan, nilainya bisa berarti kesempatan untuk bertahan. Semangat berbagi itulah yang mengiringi donor darah Lapas Bengkalis bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bengkalis, Rabu (12/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkalis tersebut diikuti pejabat struktural dan seluruh jajaran pegawai. Selain menjadi aksi kemanusiaan, agenda ini menjadi momentum bagi pegawai untuk lebih memperhatikan kondisi kesehatan sebelum mengambil bagian dalam donor darah.

Rangkaian layanan dimulai dengan pemeriksaan urin, pengecekan kadar hemoglobin, serta konsultasi kesehatan secara langsung. Tahapan tersebut membantu memastikan peserta berada dalam kondisi yang memenuhi syarat untuk mendonorkan darah sekaligus membuka ruang bagi deteksi dini terhadap potensi gangguan kesehatan.

Pelayanan diberikan tenaga kesehatan Lapas Kelas IIA Bengkalis, dr. Yolanda Octora Limbong dan Perawat Rosdeana Purba, bersama tim medis PMI Kabupaten Bengkalis.

Kepala Lapas Kelas IIA Bengkalis, Priyo Tri Laksono, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen lembaga untuk membangun budaya hidup sehat sekaligus menanamkan kepedulian sosial di lingkungan kerja.

“Donor darah tidak hanya bermanfaat bagi penerima yang membutuhkan, tetapi juga membawa dampak positif bagi kesehatan para pendonor,” ungkapnya.

Priyo berharap kerja sama dengan PMI Kabupaten Bengkalis dapat terus berlanjut melalui berbagai kegiatan sosial dan pelayanan kesehatan. Menurutnya, kolaborasi lintas lembaga seperti ini dapat memperluas manfaat bagi masyarakat sekaligus memperkuat semangat kemanusiaan.

Bagi Lapas Kelas IIA Bengkalis, kegiatan tersebut menjadi bentuk pengabdian yang hadir melalui tindakan nyata. Upaya menjaga kesehatan pegawai berjalan seiring dengan kontribusi untuk membantu memenuhi kebutuhan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan.**