RAKYAT45.COM – Perekonomian Ibu Kota Provinsi Riau mencatatkan performa impresif pada paruh pertama tahun ini. Angka pertumbuhan ekonomi Pekanbaru menembus 7,39 persen pada semester I 2026 berdasarkan pencatatan Badan Pusat Statistik (BPS).
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menegaskan, melesatnya angka pertumbuhan ini memotret geliat perputaran uang di lapangan, meski kondisi ekonomi setiap individu warga tetap bervariasi.
“Memang ada yang susah, ada juga yang punya uang. Ada yang sukses di lapangan usaha tertentu. Namun, yang digambarkan adalah perputaran ekonominya,” kata Agung, Senin (21/9/2026).
Geliat ekonomi tersebut dipicu oleh kombinasi sektor usaha padat modal dan padat karya, serta ditopang masifnya pembenahan infrastruktur jalan. Aksesibilitas jalan yang kian membaik sukses menghidupkan kawasan baru dan memacu daya beli warga.
Tak hanya itu, kebijakan stimulatif Pemko Pekanbaru dalam menjaga likuiditas masyarakat turut mempercepat perputaran uang. Pencairan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) ASN selama 14 bulan secara tepat waktu, kenaikan insentif guru, hingga program seragam sekolah gratis berhasil melonggarkan beban pengeluaran rumah tangga.
“TPP ASN Pemko Pekanbaru dibayarkan 14 bulan tepat waktu. Kami juga menambah insentif para guru dan memberikan baju gratis untuk anak-anak sekolah,” jelasnya.
Agung menambahkan, Pekanbaru makin mengukuhkan diri sebagai pusat investasi dan magnet belanja regional. Daya tarik ini membuat para pemilik modal dan pelaku usaha dari daerah sekitar memilih memutarkan uangnya di Kota Bertuah.
“Orang yang punya kebun sawit di luar Pekanbaru, uangnya dibelanjakan di Pekanbaru. Karena, jalan-jalan Pekanbaru bagus dan ada tempat-tempat yang enak dinikmati,” pungkasnya.***










