RAKYAT45.COM – Harga ayam ras di Kota Pekanbaru mengalami kenaikan signifikan pada Agustus 2026. Harga daging ayam kini mencapai Rp37.000 per kilogram, sehingga menjadi perhatian Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Pekanbaru.
TPID menemukan bahwa para produsen ayam ras memiliki sejumlah vendor atau penyedia ayam ras yang memasok kebutuhan di Kota Pekanbaru.
Kondisi tersebut mendorong TPID untuk menelusuri struktur harga dari rantai pasok ayam ras. Tim juga berencana memanggil para vendor untuk mendapatkan informasi mengenai pembentukan harga di tingkat penyedia.
Asisten II Sekretariat Daerah Kota Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut, mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk mengetahui struktur harga sekaligus mencari ruang agar kenaikan harga dapat ditekan.
“Kami akan panggil para vendor ini, karena kami ingin tahu informasi struktur harga, agar harga bisa ditekan, sehingga tidak terjadi kenaikan lagi,” papar Ingot Ahmad Hutasuhut, Senin (24/8/2026).
Menurut Ingot, TPID akan bergerak untuk mencegah adanya pihak yang memanfaatkan kondisi kenaikan harga ayam ras di pasaran.
Ia mengatakan, jika dibandingkan dengan Januari, harga ayam ras masih berada dalam kondisi stabil. Namun, pergerakan harga mulai terlihat signifikan ketika dibandingkan dengan kondisi pada Juli.
“Kalau dibanding dengan bulan Januari, harga daging ayam ras masih stabil. Tapi kita bandingkan dengan bulan Juli harganya naik signifikan,” terangnya.
Penelusuran TPID tidak hanya dilakukan terhadap produsen. Pemerintah juga akan melihat seluruh mata rantai distribusi untuk mengetahui pihak-pihak yang berperan dalam terbentuknya harga ayam hingga sampai ke konsumen.
“Karena ada kenaikan, kita telusuri sejumlah pihak produsen serta pelaku di pasar. Serta pihak di antaranya produsen dan pengecer di pasar,” ujarnya.
TPID Pekanbaru kemudian akan memanggil sejumlah vendor untuk memperoleh gambaran mengenai struktur harga. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu pemerintah memahami penyebab kenaikan sekaligus mencegah lonjakan harga yang dinilai tidak wajar.***












