Meranti, Rakyat45 – Keberadaan kelompok aliran diduga sesat di wilayah Rangsang Barat, Kepulauan Meranti yang dipimpin oleh seorang berinisial HA bikin heboh warga.
Konon kelompok itu diduga sesat lantaran disebut-sebut mengajarkan seks bebas yang dapat menghapus dosa.
Kapolsek Rangsang Barat Iptu Rolly membenarkan adanya informasi tentang kelompok yang diduga mengajarkan seks bebas penghapus dosa itu.
“Benar, memang ada kelompok pengajian itu. Namun, terkait dugaan kesesatan yang dimaksud ,itu masih didalami,” ujar Rolly saat dikonfirmasi JPNN.com Kamis (25/7).
Skema Pemindahan ASN ke Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur
19 April 2024Dia mengaku telah berkoordinasi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Kementerian Agama (Kemenag) setempat untuk mendalami dugaan tersebut.
“Kami telah berkomunikasi dan sudah didalami sama teman-teman MUI,” lanjutnya.
Saat ini pihak MUI dan Kemenag telah meminta klarifikasi kepada pimpinan pengajian yang berinisial HA terkait dengan dugaan ajaran sesat yang diajarkannya.
BINS: Inovasi Budidaya Ikan Nila di Darat, Diresmikan oleh Presiden Jokowi
9 Mei 2024“Kemenag dan MUI sudah klarifikasi kepada inisial HA tersebut,”ujar Rolly.
Rolly memastikan situasi di wilayah Rangsang Barat masih kondusif dan tidak ada gangguan keamanan pasca beredarnya kabar soal alran sesat tersebut.












