Banner Website
Daerah

BPBD Natuna Pantau Daerah Berpotensi Banjir dan tanah longsor

890
×

BPBD Natuna Pantau Daerah Berpotensi Banjir dan tanah longsor

Sebarkan artikel ini
Seorang berjalan di genangan air di Pulau Tiga, Kabupaten Natuna, Kepri. (Rakyat45.com/Pemkab Natuna)

Natuna, Rakyat45.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), tengah memetakan sejumlah wilayah yang berpotensi terdampak bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor. Kepala BPBD Natuna, Raja Darmika, Kamis (12/12).

Pemetaan situasi bencana ini dilakukan berdasarkan laporan video yang diterima dari warga sekitar Kantor Camat Pulau Tiga. “Kami tengah mengidentifikasi area terdampak dari video yang dikirimkan oleh warga,” ujar Raja Darmika.

Lebih lanjut, ia menyebutkan potensi bencana serupa bisa meluas ke wilayah lain seiring dengan intensitas hujan yang cukup tinggi. “Banjir dan tanah longsor berpotensi terjadi di beberapa kecamatan lainnya jika cuaca ekstrem berlanjut,” tambahnya.

Dari hasil pemetaan BPBD, banjir diperkirakan dapat melanda wilayah Kecamatan Bunguran Timur, Bunguran Timur Laut, Bunguran Barat, Bunguran Utara, Bunguran Selatan, Bunguran Batubi, Pulau Serasan, Pulau Tiga, Pulau Tiga Barat, Subi, dan Pulau Panjang. Sementara itu, longsor berpotensi terjadi di beberapa daerah, di antaranya Pulau Serasan, Pulau Tiga, Pulau Tiga Barat, Bunguran Timur, Bunguran Timur Laut, Pulau Selaut, dan Pulau Seluan.

Di Kecamatan Pulau Tiga, banjir terjadi akibat drainase yang tidak memadai, sehingga air hujan yang turun dengan intensitas tinggi tidak bisa mengalir dengan lancar. “Ketinggian air mencapai sekitar lutut hingga sedikit di atas mata kaki orang dewasa,” jelasnya. Meskipun tidak ada korban jiwa, beberapa fasilitas seperti tribun olahraga dan gedung sekolah dasar mengalami kerusakan, dan beberapa rumah terendam air.

Namun demikian, warga setempat tetap dalam keadaan waspada. BPBD juga telah meminta camat dan kepala desa untuk mengidentifikasi lokasi-lokasi yang dianggap aman bagi warga. “Kami berharap bencana serupa tidak meluas ke daerah lain,” ungkap Raja Darmika.

Sebagai upaya mitigasi, BPBD menghimbau masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan dan merancang bangunan dengan mempertimbangkan potensi bencana. “Kami mengingatkan agar masyarakat tidak mendirikan bangunan di daerah rawan bencana, terutama di lereng-lereng yang rentan longsor,” tegasnya.