Banner Website
Daerah

Disaksikan Menimipas Secara Virtual, Lapas Bengkalis Tanam 300 Bibit Kelapa Bersama Forkopimda

885
×

Disaksikan Menimipas Secara Virtual, Lapas Bengkalis Tanam 300 Bibit Kelapa Bersama Forkopimda

Sebarkan artikel ini
Teks foto; Kalapas Kriston Napitupulu bersama Forkopimda Kabupaten Bengkalis, tanam 300 bibit pohon kelapa di kawasan Jalan Lingkar, Desa Sungai Alam, Kecamatan Bengkalis.

Bengkalis, Rakyat45.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkalis menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung program nasional di bidang ketahanan pangan dan pelestarian lingkungan, pelaksanaan peresmian Ketahanan Pangan dan Penanaman Pohon Kelapa bersama Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, yang diikuti oleh seluruh jajaran petugas Lapas Kelas IIA Bengkalis, Selasa, 09 September 2025.

Kegiatan Peresmian Program Ketahanan Pangan Nusakambangan yang dilakukan secara virtual oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan menjadi tonggak penting dalam memperkuat kontribusi jajaran Pemasyarakatan dan Imigrasi dalam menjaga kemandirian pangan di Indonesia, juga sejalan dengan kebijakan pemerintah.

Peresmian tersebut tidak hanya diikuti oleh Lapas Kelas IIA Bengkalis, tetapi juga melibatkan seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Imigrasi dan Pemasyarakatan di Indonesia.

Lapas Kelas IIA Bengkalis mengikuti peresmian Program Ketahanan Pangan Nusakambangan secara virtual bersama Forkopimda Kabupaten Bengkalis, termasuk Kapolres Bengkalis dan Dandim 0303 Bengkalis. Sinergi antara lembaga pemasyarakatan dan pemerintah daerah ini menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.

Kegiatan dilanjutkan dengan penanaman pohon kelapa secara simbolis oleh Kepala Lapas Kelas IIA Bengkalis bersama Forkopimda di kawasan Jalan Lingkar, Kecamatan Bengkalis. Sebanyak 300 bibit pohon kelapa ditanam sebagai kontribusi nyata dalam penghijauan, pelestarian lingkungan, dan pemberdayaan lahan untuk mendukung ketahanan pangan.

Menariknya, kegiatan penanaman pohon kelapa ini turut disaksikan secara virtual oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menimipas) bersama seluruh jajaran UPT Imigrasi dan Pemasyarakatan di Indonesia. Hal ini semakin menegaskan bahwa program yang dijalankan tidak hanya bersifat lokal, tetapi juga merupakan bagian dari gerakan nasional yang melibatkan seluruh jajaran di bawah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Kepala Lapas Kelas IIA Bengkalis dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen Lapas dalam mendukung program pemerintah sekaligus membangun kesadaran bersama tentang pentingnya menjaga ketersediaan pangan dan kelestarian lingkungan.

“Melalui penanaman 300 bibit pohon kelapa ini, kami berharap dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat sekaligus menjadi simbol kebersamaan antara Lapas, Forkopimda, dan masyarakat Bengkalis dalam mendukung program ketahanan pangan nasional,” ungkap Kriston Napitupulu.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan Lapas Kelas IIA Bengkalis dapat menjadi salah satu motor penggerak dalam program penghijauan dan ketahanan pangan di daerah. Sinergi antara Lapas, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan dapat terus terjalin demi menciptakan lingkungan yang lebih hijau, sehat, dan mandiri.**