Banner Website
Ekbis

Harga Ayam di Pasar Pagi Arengka Masih Stabil Jelang Tahun Baru

280
×

Harga Ayam di Pasar Pagi Arengka Masih Stabil Jelang Tahun Baru

Sebarkan artikel ini
Harga Ayam di Pasar Pagi Arengka Masih Stabil Jelang Tahun Baru
Ilustrasi Harga Ayam Stabil menjelang Nataru 2026. (R45/Free)

Rakyat45.com, Pekanbaru – Menjelang malam pergantian Tahun Baru 2026, harga daging ayam ras di Pasar Pagi Arengka, Kota Pekanbaru, terpantau masih aman dan terkendali. Kondisi ini menjadi angin segar bagi masyarakat yang mulai mempersiapkan kebutuhan konsumsi akhir tahun.

Hasil pemantauan Rakyat45.com di Pasar Pagi Arengka, Jalan Sukarno Hatta, Selasa (30/12/2025), menunjukkan harga ayam ras masih bertahan di kisaran Rp32.000 per kilogram. Angka tersebut tidak mengalami perubahan berarti dibandingkan beberapa hari sebelumnya.

Pedagang menyebut, kelancaran distribusi dari agen menjadi faktor utama terjaganya harga di tingkat pasar. Hingga saat ini, pasokan ayam dinilai masih mencukupi dan belum ada tekanan permintaan yang signifikan.

Angga (38), salah seorang pedagang ayam, mengatakan aktivitas jual beli masih berjalan normal. Ia menyebut lonjakan pembeli biasanya baru terasa menjelang satu hari sebelum malam Tahun Baru.

“Sekarang masih biasa saja. Belum ada peningkatan pembelian. Biasanya ramai itu H-1,” ujarnya kepada Taktiknews.com.

Menurutnya, selama distribusi tidak terganggu, harga ayam diperkirakan tetap stabil. Para pedagang berharap kondisi ini terus terjaga agar tidak memberatkan konsumen.

Di sisi lain, konsumen juga mengaku belum merasakan dampak kenaikan harga. Moja (48), warga Pekanbaru yang berbelanja di Pasar Pasar Pagi Arengka, menilai harga ayam saat ini masih wajar dan sesuai dengan kemampuan masyarakat.

“Harganya masih normal, sama seperti hari-hari biasa. Belum terasa naik,” katanya.

Masyarakat berharap stabilitas harga ayam dan bahan pokok lainnya dapat terus dipertahankan hingga pergantian tahun, sehingga perayaan Tahun Baru dapat berlangsung tanpa kekhawatiran lonjakan harga kebutuhan pangan.***