Banner Website
Daerah

87 Siswa SMPN 3 Bengkalis Dilepas, Tangis Haru dan Doa Warnai Langkah Menuju Masa Depan

206
×

87 Siswa SMPN 3 Bengkalis Dilepas, Tangis Haru dan Doa Warnai Langkah Menuju Masa Depan

Sebarkan artikel ini
Momen kebersamaan siswa kelas IX dan para guru SMPN 3 Bengkalis usai prosesi pelepasan tahun ajaran 2025/2026. Sebanyak 87 siswa resmi dilepas untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, Selasa (2/6/2026)./R45/Indra.

Rakyat45.com, Bengkalis – Tangis haru pecah ketika satu per satu siswa kelas IX SMPN 3 Bengkalis mengikuti prosesi pelepasan yang menandai berakhirnya perjalanan mereka selama tiga tahun di bangku sekolah. Di tengah senyum bangga para guru dan orang tua, sebanyak 87 siswa resmi dilepas untuk melangkah menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi, Selasa (2/6/2026).

Momen yang mengusung tema “Berakar Kuat Terbang Tinggi” itu menjadi lebih dari sekadar acara perpisahan. Prosesi tersebut menjadi simbol lahirnya generasi muda yang siap membawa bekal ilmu, pengalaman, dan karakter untuk menghadapi tantangan masa depan.

Kabiro Rakyat45.com, Leni Widiya, mengabadikan momen bersama putrinya, Ayrin Kurniasih, usai mengikuti prosesi pelepasan siswa kelas IX SMPN 3 Bengkalis yang berlangsung penuh haru dengan tema ‘Berakar Kuat Terbang Tinggi’, Selasa (2/6/2026)./R45/Indra.

Kegiatan yang digagas siswa kelas IX tersebut mendapat dukungan penuh dari orang tua, pihak sekolah, serta Komite SMPN 3 Bengkalis yang dipimpin Zulkifli. Selain menjadi ajang perpisahan, acara juga bertujuan mempererat silaturahmi antara siswa, guru, dan wali murid sebelum para lulusan kembali ke tengah keluarga masing-masing.

Sebanyak 87 siswa yang terdiri dari 42 laki-laki dan 45 perempuan mengikuti pelepasan tersebut. Acara berlangsung meriah dengan penampilan marching band, pentas seni kreatif, penyampaian kesan dan pesan, serta pemberian penghargaan kepada siswa berprestasi.

Kabid Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis, Muhammad Ikhwan Syuhada, mengucapkan selamat kepada seluruh siswa yang telah menyelesaikan salah satu tahapan penting dalam pendidikan mereka.

“Tiga tahun lalu kalian datang dengan berbagai harapan. Hari ini, kalian berdiri sebagai pribadi yang lebih matang, berpengetahuan, dan siap menghadapi tantangan di jenjang berikutnya. Perpisahan ini bukanlah akhir, melainkan awal baru. Di era teknologi yang cepat ini, keberhasilan ditentukan oleh kemampuan untuk terus belajar. Jadikan setiap cerita di sudut sekolah ini sebagai kisah indah untuk masa depan,” ungkap Ikhwan.

Plt Kepala SMPN 3 Bengkalis, Syafrida, menyampaikan rasa bangga atas keberhasilan seluruh siswa menuntaskan pendidikan tahun ajaran 2025/2026.

“Jika selama proses belajar mengajar ada ketegasan atau teguran kecil, itu semua karena rasa sayang kami demi mendisiplinkan siswa. Disiplin adalah kunci utama meraih prestasi. Kami berharap seluruh upaya guru dalam mengembangkan minat dan bakat dapat membawa perubahan tingkah laku yang positif,” ujar Syafrida.

Ia juga mengapresiasi kekompakan komite sekolah dan panitia yang telah menyukseskan kegiatan tersebut.

“Raihlah cita-cita setinggi mungkin, terus belajar, dan jadilah anak yang berbakti kepada orang tua,” pesannya.

Perwakilan orang tua siswa, Syamsul Alam, menyampaikan apresiasi kepada para guru yang telah membimbing anak-anak mereka hingga siap melanjutkan pendidikan ke tingkat SMA.

“Tiga tahun lalu anak-anak kami masuk tanpa mengerti banyak hal, sekarang mereka jauh lebih matang. Terima kasih bapak dan ibu guru yang tetap percaya di saat anak-anak kami hampir menyerah. Semoga Allah SWT membalas setiap tetes keringat dan kesabaran Anda semua dengan keberkahan yang melimpah,” ucapnya.

Ia juga mengingatkan para lulusan bahwa kesuksesan tidak hanya ditentukan oleh prestasi akademik, tetapi juga adab, kejujuran, dan ketangguhan dalam menjalani kehidupan.

“Ilmu tanpa adab hanyalah kesomobongan. Hormatilah siapapun guru kalian di masa depan. Kepada sesama orang tua, tugas kita belum selesai. Mari terus menjadi pendukung nomor satu dan pelabuhan tempat anak-anak kita bersandar,” tutupnya.**