Banner Website
Daerah

Polsek Rupat Pantau Lahan Jagung Muda, Dorong Ketahanan Pangan Bengkalis

51
×

Polsek Rupat Pantau Lahan Jagung Muda, Dorong Ketahanan Pangan Bengkalis

Sebarkan artikel ini
Polsek Rupat melakukan peninjauan tanaman jagung muda di lahan Kelompok Tani Harapan Baru sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan di Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis. Selasa (2/6/2026)./R45/Humas.

Rakyat45.com, Bengkalis – Upaya penguatan ketahanan pangan Polsek Rupat terus dilakukan melalui aksi nyata di lapangan. Jajaran Polsek Rupat Polres Bengkalis turun langsung meninjau lahan tanaman jagung pipil milik Kelompok Tani Harapan Baru di Kelurahan Batu Panjang, Kecamatan Rupat, Selasa (2/6/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB tersebut dipimpin Kapolsek Rupat AKP Faisal, S.H., didampingi Ps. Kanit Binmas Aiptu Ahmad Fauzi serta Ketua Kelompok Tani Harapan Baru, Riadi. Peninjauan dilakukan pada lahan seluas 0,7 hektare yang menjadi bagian dari program ketahanan pangan berbasis masyarakat.

Program Gerakan Penanaman Jagung 1 Juta Hektare yang digagas Polri dalam mendukung agenda Asta Cita Presiden Republik Indonesia di sektor pangan nasional.

Kapolsek Rupat AKP Faisal, S.H., menegaskan bahwa Polri memiliki peran strategis tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam mendorong produktivitas masyarakat melalui sektor pertanian.

“Polri tidak hanya berperan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga aktif mendorong terwujudnya ketahanan pangan melalui pendampingan dan motivasi kepada kelompok tani agar memanfaatkan lahan produktif untuk budidaya tanaman pangan,” ujarnya.

Dari hasil pengecekan di lapangan, tanaman jagung terpantau tumbuh baik meski sebagian daun mengalami serangan hama ulat. Kondisi musim kemarau juga menjadi perhatian dalam menjaga kualitas dan hasil panen.**

Polsek Rupat, Polres Bengkalis, ketahanan pangan, jagung pipil, swasembada pangan,
Melalui kegiatan ini, Polsek Rupat berharap sinergi dengan kelompok tani semakin kuat dalam mendukung program swasembada pangan nasional menuju kemandirian pangan berkelanjutan.

Selama kegiatan berlangsung, situasi dilaporkan aman, tertib, dan kondusif.**