Banner Website
Daerah

Sepekan Kenduri Adat LAMR Bengkalis Hadirkan CFN dan Lomba Dekorasi Lapak UMKM Berhadiah

40
×

Sepekan Kenduri Adat LAMR Bengkalis Hadirkan CFN dan Lomba Dekorasi Lapak UMKM Berhadiah

Sebarkan artikel ini
Brosur Sepekan Kenduri Adat LAMR Bengkalis sempena Hari Jadi ke-514 mengusung tema "Melengah Malam" dengan rangkaian budaya, Car Free Night (CFN), dan lomba dekorasi lapak UMKM berhadiah. Selasa (21/7/2026).(R45/Indra).

Rakyat45.com, Bengkalis – Tradisi dan semangat kebersamaan masyarakat Melayu kembali mewarnai Negeri Junjungan melalui Sepekan Kenduri Adat sempena Hari Jadi ke-514 Kabupaten Bengkalis.

Perhelatan budaya yang dipusatkan di Gedung Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Bengkalis, Jalan Pramuka, Desa Air Putih, Kecamatan Bengkalis, itu dirancang menjadi ruang pelestarian adat sekaligus penggerak ekonomi masyarakat.

Mengusung tema “Melengah Malam”, kegiatan tersebut menjadi wadah untuk merawat warisan budaya Melayu, memperkuat ikatan sosial, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, serta memperkenalkan kekayaan tradisi kepada generasi muda.

Beragam agenda telah disiapkan, mulai dari gotong royong, perlombaan permainan tradisional, pagelaran seni lintas etnis, ziarah makam dan ziarah kubur, hingga puncak prosesi adat Buka Lawang dan Kenduri Adat.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR Kabupaten Bengkalis, Datuk Seri Syaukani Alkarim, mengatakan Sepekan Kenduri Adat bukan sekadar agenda tahunan, melainkan momentum menghidupkan kembali ruang-ruang budaya yang telah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Melayu.

Menurutnya, pelestarian adat tidak cukup diwujudkan melalui seremoni semata, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.

“Kami ingin Sepekan Kenduri Adat menjadi milik bersama. Ketika masyarakat, pelaku UMKM, seniman, komunitas, dan pemerintah berjalan beriringan, maka budaya Melayu tidak hanya akan tetap lestari, tetapi juga mampu menjadi kekuatan yang menggerakkan kehidupan sosial, ekonomi, dan pariwisata daerah,” ujar Syaukani.

Ia berharap semangat “Melengah Malam” mampu menghadirkan suasana yang hangat, mempererat persaudaraan, serta menumbuhkan kebanggaan terhadap identitas Melayu sebagai warisan berharga Negeri Junjungan.

Salah satu agenda yang paling dinantikan masyarakat adalah Car Free Night (CFN) yang digelar pada 25–26 Juli 2026. Kegiatan ini memadukan pertunjukan budaya, hiburan rakyat, ruang kreativitas masyarakat, serta pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Untuk menambah kemeriahan, panitia juga menggelar lomba dekorasi lapak bagi pedagang dan pelaku UMKM. Lapak dengan konsep paling menarik, kreatif, dan mencerminkan identitas budaya Melayu akan memperebutkan hadiah uang tunai jutaan rupiah yang telah dipersiapkan oleh Bengkalis Event Organizer (BEO) selaku pelaksana kegiatan.

Koordinator Bengkalis Event Organizer (BEO), Muhammad Rahim yang akrab disapa Adek, mengatakan seluruh rangkaian kegiatan, termasuk hadiah bagi pemenang lomba dekorasi lapak, telah dipersiapkan dengan matang agar pelaksanaan berjalan lancar dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai adat Melayu.

“Rangkaian kegiatan ini kami persiapkan sebaik mungkin agar pelaksanaannya berjalan lancar. Harapan kami, masyarakat dapat bersama-sama memeriahkan Hari Jadi ke-514 Bengkalis sekaligus ikut menjaga dan melestarikan adat serta budaya Melayu,” katanya kepada Rakyat45.com. Selasa (21/7/2026).

Adek menambahkan, Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni dijadwalkan meninjau sekaligus memberikan penilaian langsung terhadap dekorasi lapak peserta CFN. Kehadiran kepala daerah tersebut menjadi bentuk apresiasi atas kreativitas pelaku UMKM yang menghadirkan sentuhan budaya Melayu pada setiap lapak.

Kehadiran Bupati mencerminkan dukungan nyata Pemerintah Kabupaten Bengkalis terhadap upaya pelestarian budaya yang dipadukan dengan penguatan ekonomi kreatif. Kehadiran orang nomor satu di Negeri Junjungan itu diharapkan mampu memotivasi para peserta untuk menampilkan dekorasi yang lebih inovatif, berkarakter, dan tetap berakar pada nilai-nilai budaya Melayu.

Pelaksanaan Sepekan Kenduri Adat merupakan hasil kolaborasi LAMR Kabupaten Bengkalis, Pemerintah Kabupaten Bengkalis, dan Bengkalis Event Organizer (BEO). Sinergi tersebut diarahkan untuk menghadirkan kegiatan budaya yang tertib, meriah, sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat tanpa mengesampingkan nilai-nilai luhur adat Melayu.

Selain menjadi perayaan Hari Jadi Kabupaten Bengkalis, kegiatan ini diharapkan mampu mempererat hubungan sosial masyarakat, memperkuat sektor UMKM, serta memperkenalkan kembali kekayaan budaya Melayu kepada generasi muda agar tetap hidup sebagai identitas dan kebanggaan Negeri Junjungan.

Masyarakat yang ingin memperoleh informasi lebih lanjut mengenai pelaksanaan Car Free Night dapat menghubungi panitia melalui nomor 0852-7161-2007.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap Hari Jadi ke-514 Kabupaten Bengkalis tidak hanya menjadi perayaan seremonial, tetapi juga menjadi momentum bersama untuk menjaga warisan budaya Melayu sebagai identitas dan kebanggaan Negeri Junjungan,” pungkas Adek.