Rakyat45.com, Selatpanjang – Akses menuju Terminal Penumpang Pelabuhan Tanjung Harapan kini mulai memasuki tahap pembenahan. Pelindo menggelontorkan anggaran Rp1,48 miliar untuk memperkuat ruas jalan yang menjadi jalur penting keluar-masuk masyarakat pengguna transportasi laut di Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti.
Langkah tersebut menjadi bagian dari penataan infrastruktur PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo di kawasan pelabuhan. Bukan sekadar memperbarui permukaan jalan, pekerjaan juga menyasar penguatan struktur serta peninggian elevasi untuk menghadapi persoalan genangan yang kerap muncul saat banjir rob.
Berdasarkan papan informasi proyek di lokasi, pekerjaan bernama Peningkatan Jalan Akses Terminal Penumpang Pelabuhan Selatpanjang memiliki nilai kontrak sebesar Rp1.484.152.742 dengan masa pelaksanaan selama 90 hari.
Ruas yang ditingkatkan memiliki panjang sekitar 169,5 meter dan lebar rata-rata 6,55 meter. Pekerjaan tersebut diharapkan memperbaiki kenyamanan perjalanan masyarakat menuju terminal sekaligus mendukung aktivitas di kawasan pelabuhan.
Manager Operasi Pelindo Selatpanjang, Bruri Sumantri, mengatakan peningkatan jalan dirancang dengan struktur yang lebih kuat dibanding kondisi sebelumnya.
āUntuk tebal jalan kira-kira 40 sentimeter dari saat ini. Setelah ditimbun material base, selanjutnya akan dilakukan semenisasi rigid,ā jelas Bruri. Rabu (9/9/2026).
Sedekah Subuh di Tapung Hulu, Warga Bukit Kemuning Rasakan Berkah Kebersamaan
1 November 2025Menurutnya, konstruksi jalan akan menggunakan lapisan rigid dengan ketebalan sekitar 20 sentimeter yang ditopang material base setebal kurang lebih 20 sentimeter.
Peninggian jalan menjadi salah satu bagian penting dalam proyek tersebut. Kawasan Pelabuhan Tanjung Harapan selama ini kerap terdampak genangan, terutama ketika banjir rob terjadi.
Melalui struktur baru dan elevasi yang lebih tinggi, akses menuju terminal diharapkan lebih siap menghadapi kondisi tersebut serta memberikan rasa nyaman bagi masyarakat yang menggunakan jasa transportasi laut.
Dermaga Internasional Masuk Agenda Pembenahan
Pembenahan infrastruktur Pelindo di Selatpanjang tidak berhenti pada jalan akses. Perusahaan pelabuhan tersebut juga menyiapkan peningkatan sejumlah fasilitas di dermaga internasional.
Namun, rencana pekerjaan masih menghadapi kendala teknis dan harus disesuaikan dengan aktivitas operasional pelabuhan. Pertimbangan lain muncul karena Selatpanjang diperkirakan akan menghadapi peningkatan jumlah penumpang menjelang perayaan Imlek.
Bruri mengatakan pekerjaan dermaga diperkirakan membutuhkan waktu sekitar empat hingga lima bulan.
āUntuk dermaga masih terdapat kendala teknis. Targetnya bisa tahun ini mulai dikerjakan, namun karena pekerjaannya lumayan lama sekitar 4-5 bulan, sementara kita akan menghadapi lonjakan penumpang perayaan Imlek, maka saya meminta pekerjaan dilakukan tahun depan agar tidak mengganggu mobilitas penumpang,ā ujarnya.
Salah satu fasilitas yang menjadi perhatian adalah ponton di dermaga internasional. Pembenahan fasilitas tersebut diharapkan mampu menunjang pelayanan dan meningkatkan kenyamanan pengguna jasa.
Bagi Kepulauan Meranti yang memiliki ketergantungan kuat terhadap transportasi laut, pembenahan kawasan Pelabuhan Tanjung Harapan memiliki arti lebih dari sekadar proyek fisik. Akses yang lebih layak dan fasilitas yang terus diperbaiki menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran mobilitas masyarakat.
Melalui peningkatan jalan yang sedang berjalan dan rencana pembenahan dermaga internasional, Pelindo secara bertahap memperkuat peran Pelabuhan Tanjung Harapan sebagai salah satu simpul transportasi laut di Selatpanjang.**












