Banner Website
Peristiwa

BMKG: Hujan Guyur Hampir Seluruh Riau, Hotspot Turun Jadi 10 Titik

94
×

BMKG: Hujan Guyur Hampir Seluruh Riau, Hotspot Turun Jadi 10 Titik

Sebarkan artikel ini
BMKG Hujan Guyur Hampir Seluruh Riau
InfografiS cuaca hari ini. (R45/m)

Rakyat45.com, Pekanbaru – Cuaca Riau pada Senin (20/7/2026) didominasi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang diprakirakan mengguyur hampir seluruh wilayah provinsi. Di sisi lain, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat jumlah titik panas (hotspot) di Riau menurun menjadi 10 titik berdasarkan pemantauan hingga pukul 23.00 WIB.

Forecaster on Duty BMKG Stasiun Meteorologi Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Putri Santy S., mengatakan hujan telah terdeteksi sejak pagi di sejumlah wilayah berdasarkan pantauan radar cuaca.

“Berdasarkan pantauan citra radar cuaca, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Siak, Kabupaten Kampar, Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Rokan Hilir, Kabupaten Indragiri Hilir, Kota Dumai, dan sebagian Kota Pekanbaru.”

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.

“Masyarakat juga perlu mewaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di sebagian wilayah Kabupaten Kampar, Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Rokan Hulu, Kabupaten Rokan Hilir, Kabupaten Indragiri Hilir, Kabupaten Kepulauan Meranti, dan Kota Dumai pada pagi, siang hingga sore, serta malam hari,” ujar Putri Santy S. kepada Rakyat45.com, Senin (20/7/2026).

Pada siang hingga sore, hujan diprakirakan meluas ke hampir seluruh wilayah Provinsi Riau. Memasuki malam, hujan masih berpotensi terjadi di sebagian Kabupaten Kampar, Siak, Pelalawan, Rokan Hulu, Kepulauan Meranti, dan Kota Pekanbaru. Sementara pada dini hari, hujan ringan diprakirakan masih turun di sebagian Kabupaten Indragiri Hulu.

BMKG mencatat suhu udara di Riau berkisar antara 23 hingga 32 derajat Celcius, dengan kelembapan udara 60-100 persen. Angin bertiup dari arah tenggara hingga barat daya dengan kecepatan 10-30 kilometer per jam.

Untuk wilayah perairan, kondisi gelombang laut masih tergolong aman bagi aktivitas pelayaran.

“Untuk wilayah perairan, tinggi gelombang laut diprakirakan berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter atau berada pada kategori rendah sehingga aktivitas pelayaran relatif aman. Meski demikian, nelayan dan pengguna transportasi laut tetap diimbau memantau perkembangan cuaca sebelum berlayar,” jelasnya.

Sementara itu, BMKG mencatat terdapat 447 titik panas di Pulau Sumatera hingga pukul 23.00 WIB. Sumatera Selatan menjadi provinsi dengan jumlah hotspot terbanyak, yakni 134 titik, disusul Aceh 93 titik, Bangka Belitung 89 titik, Jambi 49 titik, Lampung 33 titik, Bengkulu 18 titik, Sumatera Barat 13 titik, Riau 10 titik, Sumatera Utara empat titik, dan Kepulauan Riau empat titik.

Di Provinsi Riau, 10 hotspot tersebar di empat kabupaten, yakni Kabupaten Indragiri Hulu enam titik, Kabupaten Indragiri Hilir dua titik, Kabupaten Kuantan Singingi satu titik, dan Kabupaten Rokan Hulu satu titik.

“Di Provinsi Riau terpantau 10 titik panas yang tersebar di empat kabupaten. Masyarakat diimbau untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebakaran hutan dan lahan agar dapat segera dilakukan penanganan,” kata Putri Santy S.

BMKG mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang, terutama di wilayah yang masuk peringatan dini. Meski jumlah hotspot di Riau menurun, upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan tetap harus menjadi perhatian bersama.***