Banner Website
Daerah

Agung Nugroho Sentil ASN Pekanbaru yang Jarang ke Lapangan

14
×

Agung Nugroho Sentil ASN Pekanbaru yang Jarang ke Lapangan

Sebarkan artikel ini
Agung Nugroho Sentil ASN Pekanbaru yang Jarang ke Lapangan
Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho. (R45/Md)

Rakyat45.com, Pekanbaru – Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, melontarkan peringatan tegas kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru agar tidak hanya bekerja di balik meja. Ia meminta seluruh pegawai dan pejabat lebih aktif turun ke lapangan untuk melihat langsung kondisi masyarakat serta persoalan yang terjadi di wilayah masing-masing.

Menurut Agung, kehadiran ASN di tengah masyarakat menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Sebab, berbagai persoalan warga tidak akan sepenuhnya dipahami jika hanya mengandalkan laporan administrasi di kantor.

“Saya melihat masih ada pegawai yang kurang aktif turun ke lapangan. Padahal, sebagai pelayan masyarakat, kita harus memahami langsung kondisi yang dihadapi warga,” kata Agung, Sabtu (6/6/2026).

Agung menegaskan, setiap ASN harus menyadari bahwa gaji yang diterima berasal dari uang rakyat melalui pembayaran pajak. Karena itu, seluruh aparatur memiliki tanggung jawab untuk memberikan pelayanan yang maksimal dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Ia bahkan meminta Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, Syamsuwir, agar terus mengingatkan seluruh pegawai mengenai tanggung jawab tersebut.

“Kita digaji dari hasil kerja keras masyarakat yang membayar pajak. Karena itu, tugas utama kita adalah melayani kepentingan masyarakat dan memberikan manfaat bagi banyak orang,” ujarnya.

Menurut Agung, pelayanan publik tidak hanya berkaitan dengan urusan administrasi pemerintahan. ASN juga harus peka terhadap berbagai persoalan di lapangan, mulai dari kondisi fasilitas umum, kebersihan lingkungan, hingga kebutuhan masyarakat yang memerlukan perhatian pemerintah.

Sebagai kepala daerah, Agung mengaku dirinya tetap rutin turun langsung ke lapangan untuk memastikan program pemerintah berjalan sesuai kebutuhan warga. Ia berharap budaya kerja seperti itu dapat diterapkan oleh seluruh ASN di lingkungan Pemko Pekanbaru.

“Saya berharap seluruh ASN memiliki semangat yang sama untuk hadir di tengah masyarakat dan memahami persoalan yang mereka hadapi,” katanya.

Dalam arahannya, Agung juga memberi perhatian khusus kepada para camat dan lurah. Ia menilai pimpinan wilayah harus menjadi pihak pertama yang memahami kondisi daerahnya, termasuk berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat.

“Seorang camat harus memahami seluruh persoalan yang terjadi di kecamatannya. Lurah juga harus mengenal kondisi masyarakat di wilayah kelurahannya secara menyeluruh,” tegasnya.

Selain menyoroti pelayanan publik, Agung kembali menegaskan komitmennya untuk menciptakan birokrasi yang profesional dan bebas dari praktik transaksional jabatan. Ia memastikan penempatan jabatan di lingkungan Pemko Pekanbaru hanya berdasarkan kemampuan, integritas, dan kinerja.

“Saya tidak menginginkan jabatan dibeli atau diperoleh karena faktor lain. Tunjukkan kinerja yang baik, pahami wilayah masing-masing, dan hadir untuk masyarakat,” tegas Agung kepada Rakyat45.com, Sabtu (7/6/2026).

Menutup arahannya, Agung meminta seluruh organisasi perangkat daerah ikut fokus menyelesaikan persoalan kebersihan kota yang hingga kini masih menjadi salah satu tantangan utama di Pekanbaru. Ia berharap seluruh ASN bergerak bersama untuk menghadirkan pelayanan yang lebih responsif, cepat, dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.***