Banner Website
Ekbis

Bank Indonesia Riau Dinilai Jadi Pilar Stabilitas Ekonomi, Pemprov Perkuat Sinergi

52
×

Bank Indonesia Riau Dinilai Jadi Pilar Stabilitas Ekonomi, Pemprov Perkuat Sinergi

Sebarkan artikel ini
Bank Indonesia Riau Dinilai Jadi Pilar Stabilitas Ekonomi

Rakyat45.com, Pekanbaru – Asisten II Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Riau, Helmi, menegaskan Bank Indonesia Riau memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah. Karena itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau berharap sinergi dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Riau terus diperkuat untuk mendukung pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.

Pernyataan tersebut disampaikan Helmi saat membuka agenda tahunan Karya Riau Bertuah (KRB) 2026 di Gedung Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau, Selasa (30/6/2026).

“Kami berharap Bank Indonesia Provinsi Riau dapat terus menjadi mitra strategis yang kredibel dan kolaboratif. Dengan demikian, kami yakin masyarakat Riau akan semakin makmur dan sejahtera,” ujar Helmi.

Menurutnya, kontribusi Bank Indonesia selama ini sangat nyata, khususnya dalam menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi di daerah. Sebagai Wakil Ketua Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), BI dinilai konsisten menjaga daya beli masyarakat di tengah tantangan ekonomi global.

Berbagai langkah pengendalian inflasi terus diperkuat melalui program Kerja Sama Antardaerah (KAD), pengembangan Early Warning System, fasilitasi Distribusi Pangan (FDP), hingga pelaksanaan Gerakan Pangan Murah di 12 kabupaten/kota di Provinsi Riau.

Selain menjaga stabilitas harga, Bank Indonesia juga mempercepat transformasi digital melalui perluasan penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Program tersebut dinilai mampu meningkatkan efisiensi transaksi masyarakat sekaligus memperluas ekosistem pembayaran digital di daerah.

BI juga aktif mendampingi implementasi program Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) untuk mendorong elektronifikasi transaksi pemerintah daerah.

“Upaya tersebut telah mendorong peningkatan transaksi digital sekaligus mengantarkan Provinsi Riau dan sejumlah kabupaten meraih penghargaan nasional di bidang TPID dan TP2DD,” kata Helmi.

Pemprov Riau turut mengapresiasi komitmen Bank Indonesia dalam membina pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar mampu meningkatkan daya saing. Pendampingan tersebut dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam memperkuat ketahanan ekonomi daerah.

Helmi menegaskan, Pemprov Riau akan terus memperkuat kolaborasi dengan Bank Indonesia serta menjadikan berbagai rekomendasi kebijakan sebagai acuan dalam merumuskan strategi pembangunan ekonomi ke depan.***