Banner Website
Ekbis

SIEXPO Pekanbaru Dongkrak Ekonomi dan Bisnis Lokal

19
×

SIEXPO Pekanbaru Dongkrak Ekonomi dan Bisnis Lokal

Sebarkan artikel ini
SIEXPO Pekanbaru Dongkrak Ekonomi Lokal
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho setelah mengunjungi Sawit Indonesia Expo and Conference (SIEXPO) di SKA Co-Ex, Pekanbaru, Jumat (7/8/2026). (R45/Mcr)

RAKYAT45.COM – SIEXPO Pekanbaru dinilai mampu menjadi penggerak ekonomi daerah karena mendatangkan ribuan peserta dari berbagai wilayah Indonesia dan mendorong aktivitas sektor jasa, perdagangan, hingga UMKM.

Hal itu disampaikan Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho setelah mengunjungi Sawit Indonesia Expo and Conference (SIEXPO) di SKA Co-Ex, Pekanbaru, Jumat (7/8/2026).

Menurut Agung, penyelenggaraan SIEXPO yang memasuki tahun keempat tidak hanya memperkuat promosi industri kelapa sawit, tetapi juga memberikan efek ekonomi langsung bagi Kota Pekanbaru.

Peserta yang datang dari berbagai provinsi turut meningkatkan aktivitas sejumlah sektor usaha. Dampaknya terlihat dari meningkatnya tingkat hunian hotel, kunjungan ke pusat perbelanjaan, serta pergerakan pelaku usaha selama kegiatan berlangsung.

“SIEXPO memiliki daya tarik yang sangat besar. Pesertanya datang tidak hanya dari Riau, tetapi juga dari Bangka Belitung, Papua, Kalimantan, dan berbagai daerah lainnya. Ini tentu memberikan dampak positif bagi perekonomian Kota Pekanbaru,” kata Wako Agung.

Melihat manfaat tersebut, Pemerintah Kota Pekanbaru mendorong agar SIEXPO dapat digelar lebih sering. Agung bahkan berharap kegiatan tersebut tidak hanya berlangsung satu kali dalam setahun.

“Kami berharap SIEXPO tidak hanya digelar setahun sekali. Kalau memungkinkan, enam bulan sekali. Karena, manfaat ekonominya sangat besar bagi Pekanbaru,” ucap Agung.

Selain mendatangkan pelaku industri dan peserta dari berbagai daerah, pameran tersebut juga membuka ruang edukasi kepada masyarakat mengenai beragam produk turunan kelapa sawit.

Agung menilai pemahaman masyarakat mengenai sawit masih terbatas pada produk minyak. Padahal, komoditas tersebut memiliki rantai industri yang luas dan menjadi bahan baku berbagai produk pangan maupun kebutuhan industri lainnya.

Pemko Pekanbaru juga mengapresiasi penyelenggara yang menyediakan stan secara gratis bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal. Fasilitas tersebut memberi kesempatan kepada pelaku usaha daerah memperkenalkan produk unggulan kepada pengunjung SIEXPO.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Riau Gulat Medali Emas Manurung menyebut SIEXPO sebagai pameran kelapa sawit terbesar di Indonesia yang dipadukan dengan seminar nasional mengenai industri sawit.

Menurut Gulat, pemilihan Riau sebagai lokasi penyelenggaraan memiliki alasan kuat. Riau merupakan salah satu sentra perkebunan kelapa sawit terbesar di Indonesia dengan luas perkebunan sekitar 4,1 juta hektare.

Luas tersebut disebut mendekati 30 persen dari total perkebunan sawit nasional yang mencapai sekitar 16 juta hektare.

“Riau adalah miniatur Indonesia dalam sektor sawit. Karena itu, setiap peringatan Hari Jadi Provinsi Riau kami menghadirkan SIEXPO sebagai bentuk kontribusi bagi daerah,” ujarnya.

Penyelenggaraan SIEXPO pun dinilai tidak sekadar menjadi agenda promosi komoditas sawit, tetapi juga menjadi momentum memperkuat jejaring industri sekaligus menggerakkan ekonomi daerah melalui sektor perdagangan dan jasa.***