Rakyat45.com, Sleman – Langkah kaki sekitar 300 peserta menjadi penanda satu tahun perjalanan Komunitas Jalan Nordik Indonesia (KJNI) Kabupaten Sleman. Bukan sekadar perayaan ulang tahun, momentum tersebut memperlihatkan upaya KJNI menjadikan olahraga jalan nordik sebagai bagian dari gaya hidup sehat sekaligus ruang perjumpaan masyarakat.
Perayaan bertajuk “Sehat, Bugar, Selaras!” berlangsung di Rumah Dinas Bupati Sleman, Sabtu (29/8/2026). Rangkaian kegiatan dibuka dengan senam peregangan yang dipandu instruktur bersama pendamping dari masing-masing komunitas, kemudian dilanjutkan jalan sehat.
Ketua BPC KJNI Kabupaten Sleman, Haris Martapa, mengatakan usia satu tahun menjadi momentum untuk mensyukuri perjalanan organisasi dan mempererat silaturahmi antaranggota. Kegiatan kemudian bergerak dari aktivitas olahraga menuju panggung kreativitas.
Haris menjelaskan, peringatan HUT pertama KJNI Sleman terbagi dalam agenda pra-kegiatan dan acara puncak. Bagian utama perayaan sengaja memberi ruang bagi anggota untuk menunjukkan kemampuan seni dan budaya yang mereka miliki.
“Acara hari ini dirancang khusus untuk menampilkan berbagai potensi seni dan budaya yang dimiliki oleh anggota KJNI Kabupaten Sleman,” ujar Haris.
Panggung perayaan diisi paduan suara Komunitas SITOS, ukulele dari Kagama (KNW), line dance Komunitas Merdeka, angklung Swara Sembada dari Komunitas Sleman Sembada, serta hiburan organ tunggal dari Komunitas Bahana.
Haris menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sleman, khususnya Bupati Sleman, yang telah memfasilitasi kegiatan dan memberikan izin penggunaan Rumah Dinas Bupati sebagai lokasi perayaan.
“Semua ini menjadi bukti bahwa di usia yang matang, semangat kreativitas dan melestarikan budaya dari para nordiker tidak pernah surut,” katanya.
Ketua Badan Pimpinan Daerah (BPD) KJNI DIY, Lukman Kudonarpodo, melihat keberlangsungan komunitas tidak hanya bergantung pada kegiatan olahraga. Menurut dia, ikatan kekeluargaan menjadi modal penting agar organisasi tetap tumbuh.
Lukman juga mengingatkan anggota KJNI untuk menyeimbangkan tiga kecerdasan dalam kehidupan berkomunitas, yakni IQ (Intelligence Quotient), EQ (Emotional Quotient), dan SQ (Spiritual Quotient).
“Kebersamaan dan rasa kekeluargaan menjadi kunci komunitas ini bisa terus langgeng. IQ, EQ, dan SQ harus ditanamkan di masing-masing anggota KJNI,” ungkap Lukman.
Ia berharap KJNI Sleman mampu menjadi percontohan BPC terbaik di DIY melalui program yang positif, konsisten, dan memberi manfaat nyata.
“Harapannya Sleman menjadi percontohan BPC yang terbaik di DIY. Semoga reputasi ini bisa terus dijaga dan dilanjutkan lebih baik. Selamat ulang tahun KJNI Sleman,” ujarnya.
Mewakili Bupati Sleman, Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Hukum, Dra. Tina Hastani, MM, menyampaikan apresiasi atas kiprah KJNI di tengah masyarakat. Pemerintah daerah menilai aktivitas komunitas tersebut sejalan dengan upaya membangun masyarakat yang sehat dan aktif.
“Sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Sleman, yaitu Sleman Sehat, Sleman Bergerak, KJNI di Kabupaten Sleman telah menginspirasi banyak orang,” tutur Tina.
Menurut Tina, kiprah KJNI memiliki sejumlah dampak yang relevan bagi masyarakat. Jalan nordik menjadi alternatif olahraga untuk membangun kebiasaan hidup sehat, sementara karakter komunitas yang inklusif memungkinkan berbagai kelompok usia dan latar belakang ikut berpartisipasi.
Kegiatan tersebut juga memiliki sisi lain yang dinilai strategis. Perpaduan olahraga dan rekreasi dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan destinasi wisata serta potensi wilayah Kabupaten Sleman kepada masyarakat yang mengikuti aktivitas komunitas.
“Harapan kami KJNI bisa menjadi komunitas olahraga yang memasyarakat dan dikenal masyarakat lebih luas,” kata Tina.
Pemerintah Kabupaten Sleman berharap hubungan dengan KJNI terus diperkuat. Dukungan tersebut diarahkan agar keberadaan komunitas tidak hanya berkembang secara internal, tetapi juga memberi kontribusi lebih luas bagi masyarakat dan daerah.
Prosesi pemotongan tumpeng kemudian menutup perayaan satu tahun KJNI Sleman. Simbol syukur itu sekaligus menandai babak berikutnya bagi komunitas yang ingin membawa jalan nordik keluar dari lingkup komunitas dan semakin dekat dengan masyarakat.
Semangat “Sehat, Bugar, Selaras!” menjadi pesan utama yang dibawa KJNI Sleman: olahraga dapat menjadi pintu masuk menuju kehidupan yang lebih sehat, sekaligus membangun persaudaraan, membuka ruang kreativitas, dan mengenalkan kekayaan daerah.**












