Banner Website
Ragam

Mahasiswa FIKOM UC Buat Sabun Multifungsi Untuk Mengurangi Penganguran

1597
×

Mahasiswa FIKOM UC Buat Sabun Multifungsi Untuk Mengurangi Penganguran

Sebarkan artikel ini
Kegiatan Mahasiswa UC saat membuat sabun cuci piring dan cuci laundry untuk dijual demi kebutuhan sehari-hari, acara tersebut di adakan pada tanggal 18 Desember 2022, Desa Pasrepan, Pasuruan, Jawa Timur ( rakyat45.com/alfedo)

Surabaya, Rakyat45.com – 16 Desember 2022 maraknya PHK massal di zaman pandemi Covid 19 membuat banyak orang harus kehilangan pekerjaannya.

Tetapi dengan mereka membuat usaha sendiri seperti yang telah disosialisasikan, reisko
untuk kehilangan pekerjaan semakin sedikit dan mereka dapat mengembangkan pekerjaannya di masa pandemi Covid-19 ini. Namun mereka memiliki beberapa keterbatasan serta kurangnya edukasi mengenai kewirausahaan yang sebenarnya dapat mereka lakukan meskipun hanya di rumah saja.

Kendala yang mereka rasakan ini membuat kami sebagai mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi dan
Bisnis Media (FIKOM) UC berinisiatif mengadakan kegiatan sosialisasi usaha untuk membantu mereka
meringankan beban perekonomian dengan melatih kreativitas untuk berkarya menciptakan sebuah
peluang usaha.

Mahasiswa FIKOM UC bekerja sama dengan Wadah Asah Solidaritas (Wadas) milik Yayasan Kasih
Bangsa Surabaya (YKBS) dengan program wirausaha “Sabun Multifungsi”.

Adanya kegiatan wirausaha tersebut membantu para warga yang tidak memiliki keterampilan bekerja dan berwirausaha menjadi masyarakat yang memiliki bekal wirausaha serta produk tersebut dapat digunakan pribadi
secara sehari-hari. Kegiatan pelatihan membuat sabun ini dilaksanakan di Desa Pasrepan, Pasuruan
Jawa Timur.

“Kegiatan ini sebagai bukti kegiatan nyata di masyarakat yang dapat meningkatkan kreativitas, perekonomian, dan minat berwirausaha pada Ibu-Ibu PKK”, ujar Hilda Yunita Wono selaku dosen di FIKOM UC. Melalui program ini para Ibu-Ibu PKK diajarkan cara pembuatan usaha

“Sabun Multifungsi” yang merupakan produk sabun yang bisa digunakan untuk mencuci baju dan mencuci
piring.

Selama persiapan kegiatan ini berjalan dengan lancar disertai antusiasme para ibu-ibu Kecamatan
Bugulkidul yang dengan hangat menyambut para mahasiswa dan ulet dalam membuat produk sabun
ini. Kegiatan ini dimulai dengan meminta izin kepada kepala daerah sekitar, dilanjutkan proses
persiapan dan diskusi dengan para Ibu-Ibu setempat, dan membuat jadwal pelatihan “Sabun
Multifungsi” ini.

Masyarakat merasa adanya kegiatan sosialisasi ini memiliki banyak manfaat yang telah dirasakan oleh masyarakat setempat. “Saya merasa terbantu dengana adanya mahasiswa ini dan akan mengajari saya cara membuat sabun yang umumnya mahal jika harus membelinya setiap minggu, sekarang saya bisa membuat sendiri dan baiknya bisa dijual untuk membantu perekonomian saya” ucap Ibu Fitri selaku ibu rumah tangga yang tinggal di kecamatan Bugulkidul.

Kegiatan ini diharapkan dapat berlangsung dengan lancar dan nantinya menjadi kegiatan harian yang berdampak positif bagi masyarakat di Kota Pasuruan.