Banner Website
Ragam

Riau Perkuat Penanggulangan HIV: 180 Ribu Lebih Warga Dites Sepanjang 2024

597
×

Riau Perkuat Penanggulangan HIV: 180 Ribu Lebih Warga Dites Sepanjang 2024

Sebarkan artikel ini
Kasus HIV/AIDS Melonjak, Pekanbaru Jadi Fokus Penanganan di Riau
Ilustrasi - HIV.

Pekanbaru, Rakyat45.com – Sepanjang Januari hingga Desember 2024, Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Riau telah melaksanakan lebih dari 180 ribu tes Human Immunodeficiency Virus (HIV). Pemeriksaan tersebut mencakup 15 kelompok indikator yang menjadi fokus pengawasan.

Kepala Diskes Riau, drg. Sri Sadono Mulyanto, menyampaikan, hingga 10 Desember 2024, total tes HIV yang dilakukan mencapai 180.925 kali. Upaya ini ditujukan untuk mendeteksi dini penyebaran HIV di berbagai kelompok berisiko, termasuk Lelaki Seks Lelaki (LSL), Waria, Wanita Penjaja Seks (WPS), pengguna narkoba suntik (Penasun), penderita Tuberkulosis (TB), Infeksi Menular Seksual (IMS), dan Hepatitis.

“Tes juga dilakukan pada ibu hamil, pelanggan pekerja seks, pasangan berisiko, pasangan Orang dengan HIV/AIDS (ODHIV), anak dari ibu yang positif HIV, warga binaan pemasyarakatan (WBP), calon pengantin, serta masyarakat umum,” ungkapnya.

Dari hasil tercatat 1.151 kasus positif HIV sepanjang tahun. Kelompok LSL menjadi yang paling dominan, dengan 372 kasus atau sekitar 32,31 persen dari total kasus. Melihat kondisi ini, Diskes Riau berkomitmen untuk memperkuat edukasi dan sosialisasi terkait pencegahan HIV.

“Langkah utama kami adalah meningkatkan sosialisasi bekerja sama dengan berbagai sektor. Contohnya, pada 2023 kami telah menggelar sosialisasi bersama Dinas Pendidikan kepada kepala sekolah tingkat SLTA se-Provinsi Riau. Selain itu, kami juga mengedukasi siswa di 100 sekolah di Pekanbaru terkait bahaya HIV,” jelas drg. Sri.

Selain sosialisasi, Diskes Riau juga menggandeng Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) untuk meningkatkan kesadaran masyarakat melalui rapat koordinasi lintas sektor.

Dalam hal layanan, saat ini tersedia 297 titik layanan tes HIV yang tersebar di 12 kabupaten/kota di Provinsi Riau. Untuk penanganan lebih lanjut, 157 fasilitas layanan perawatan dan pengobatan HIV juga telah disiapkan di wilayah tersebut.

“Kami terus berupaya memperluas jangkauan layanan, baik untuk tes maupun perawatan, agar masyarakat dapat mengaksesnya dengan mudah,” pungkasnya.