Rakyat45.com, Bengkalis – Cahaya pagi Ramadhan menyelimuti Masjid As-Sa’adah, Jalan A. Yani Kelurahan Bengkalis Kota, Sabtu, 28 Febuari 2026, saat ratusan pelajar dan pendidik berkumpul dalam satu saf yang rapi.
Kolaborasi MTs YPPI Bengkalis dan SMPS IT Ibu Harapan Bengkalis menghadirkan sebuah perjumpaan spiritual yang tak sekadar ritual, melainkan perayaan iman yang hidup dan menguatkan.
Sejak pukul 08.00 WIB, lantunan niat, dan dzikir mengalun khidmat. Sholat sunnah Dhuha menjadi gerbang pembuka, lalu berlanjut dengan sholat tasbih dan sholat taubat yang dilaksanakan berjamaah.
Setiap gerakan terasa sarat makna, setiap doa melangit bersama harapan baru. Ustadz Irus Rizal, M.Pd memimpin rangkaian ibadah dengan ketenangan yang meneduhkan, menjaga ritme kekhusyukan hingga akhir.
Saf-saf panjang terisi para siswa, guru, ustadz, serta ustadzah dari kedua lembaga pendidikan. Kebersamaan yang terjalin menghadirkan potret ukhuwah Islamiyah yang nyata, bukan sekadar slogan, melainkan praktik yang hidup dalam kebersamaan dan disiplin spiritual.
Selepas rangkaian sholat sunnah, suasana beralih menuju agenda inti. Pembacaan ayat suci Al-Qur’an membuka sesi resmi, menghadirkan getar religius yang menyentuh batin para hadirin. Setiap ayat yang dilantunkan seakan menjadi pengingat tentang makna Ramadhan sebagai bulan pembinaan diri.
Kepala MTs YPPI Bengkalis, Jumillia, S.Pd, menyampaikan rasa syukur atas terwujudnya kolaborasi tersebut. Ia menegaskan kebersamaan ini bukan sekadar agenda seremonial Ramadhan, melainkan bagian dari pembinaan ruhani yang berkelanjutan.
“Kolaborasi ini menjadi ruang pembelajaran nyata bagi siswa. Mereka tidak hanya memahami teori agama, tetapi juga merasakan langsung nilai kebersamaan dan kekhusyukan ibadah. Spirit inilah yang ingin terus kami tumbuhkan,” ujar Jumillia.
Ia berharap sinergi antar lembaga pendidikan semakin kuat sebagai fondasi membangun generasi berakhlak, berilmu, dan peduli terhadap sesama.” tambahnya.
Pandangan serupa ditegaskan Ustadz Rozi Agustio, SH, mewakili pimpinan SMPS IT Ibu Harapan Bengkalis. Ia menyoroti pentingnya kerja sama antar lembaga pendidikan sebagai fondasi membangun generasi berakhlak mulia, berilmu, serta kokoh dalam nilai-nilai keislaman.
Tausiah yang kembali dibawakan Ustadz Irus Rizal menjadi penutup yang menguatkan makna. Tema keutamaan Ramadhan dikupas dengan bahasa sederhana namun menggugah.
Momentum taubat, pengendalian lisan, peningkatan kepedulian sosial, hingga konsistensi amal kebaikan ditegaskan sebagai inti perjalanan spiritual seorang Muslim. Doa bersama menutup sesi dengan suasana hening yang penuh harap.
Kehadiran seluruh majelis guru dan peserta didik dari kedua sekolah menunjukkan komitmen kolektif terhadap pembinaan spiritual yang terstruktur dan berkelanjutan. Dokumentasi melalui foto bersama menjadi simbol kenangan atas persatuan yang terjalin hari itu senyum merekah, rasa syukur terpancar.
“Kolaborasi ini bukan sekadar agenda seremonial Ramadhan. Ia menjadi pesan bahwa pendidikan sejati tumbuh melalui sinergi, nilai, serta keteladanan. Harapan besar pun mengemuka: lahir generasi religius yang cerdas, berintegritas, dan siap menebar manfaat bagi masyarakat luas.” tutur Ustadz Irus.**












