Banner Website
Daerah

Wakil Ketua II DPRD Bengkalis Hadiri Festival Layang Wau 2026, 200 Peserta Semarakkan Pelestarian Tradisi

40
×

Wakil Ketua II DPRD Bengkalis Hadiri Festival Layang Wau 2026, 200 Peserta Semarakkan Pelestarian Tradisi

Sebarkan artikel ini
Teks foto: Wakil Ketua II Hendrik Firnanda Pangaribuan saat menghadiri Festival Layang Wau Bengkalis Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Pasir Andam Dewi, Kecamatan Bengkalis. Sabtu (31/01/2026)./R45/Leni.

Rakyat45.com, Bengkalis – Langit Bengkalis dipenuhi warna-warni layang wau saat Festival Layang Wau Bengkalis Tahun 2026 digelar meriah di Lapangan Pasir Andam Dewi, Sabtu (31/01/2026).

Kehadiran Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Bengkalis, Hendrik Firnanda Pangaribuan, semakin menambah semangat para peserta dan masyarakat yang memadati arena festival.

Sebanyak 200 peserta ambil bagian dalam ajang budaya tahunan tersebut, terdiri dari 100 peserta tingkat pelajar dan 100 peserta tingkat umum. Festival yang diselenggarakan Pengurus Layang Wau Bengkalis (PLWB) ini mengusung tema “Melestarikan Tradisi, Mengangkat Marwah,” sebagai komitmen menjaga warisan budaya daerah.

Bupati Bengkalis yang diwakili Staf Ahli Johansyah Syafri secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menegaskan festival ini menjadi langkah strategis untuk menjaga eksistensi permainan tradisional layang wau agar tidak tergerus perkembangan zaman.

Pemerintah Kabupaten Bengkalis, lanjutnya, memberikan dukungan penuh terhadap pelestarian budaya lokal. Warisan layang wau diharapkan semakin dikenal luas, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga mancanegara, serta terus diwariskan kepada generasi penerus sebagai identitas dan kebanggaan masyarakat.

Wakil Ketua II DPRD Bengkalis, Hendrik Firnanda Pangaribuan, turut menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya festival tersebut. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar perlombaan, melainkan ruang untuk merayakan kreativitas dan keahlian masyarakat dalam menciptakan layang-layang yang indah dan unik.

“Festival ini bukan hanya ajang perlombaan, tetapi juga simbol identitas dan kebanggaan masyarakat Bengkalis. Kami berharap kegiatan ini dapat memperkuat jati diri masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya melestarikan budaya lokal,” ujarnya.

Ia berharap Festival Layang Wau menjadi momentum untuk mendorong pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif, sehingga budaya lokal tidak hanya lestari, tetapi juga memberi dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bengkalis.**