Rakyat45.com, Pekanbaru – PT Sarana Pembangunan Pekanbaru terus melakukan langkah pembenahan internal dengan menggandeng Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Riau dalam upaya memperkuat sistem tata kelola perusahaan.
Kerja sama antara BUMD Kota Pekanbaru tersebut dengan pihak Universitas Riau ditandai melalui penandatanganan nota kesepahaman yang berlangsung pada Kamis (12/3/2026). Penandatanganan dilakukan oleh Direktur PT SPP Imam Zamroni dan perwakilan LPPM Unri yang diwakili Ketua Tim Ahli Fauzan Fathoni.
Direktur PT SPP Imam Zamroni mengatakan, kolaborasi tersebut difokuskan pada pembangunan sistem good corporate governance (GCG) agar pengelolaan perusahaan berjalan lebih profesional, transparan, dan akuntabel.
“Kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kinerja perusahaan sekaligus memperkuat sistem tata kelola yang baik di PT SPP,” kata Imam.
Menurutnya, sebagai perusahaan milik daerah, PT SPP memiliki tanggung jawab untuk terus melakukan evaluasi dan perbaikan dalam berbagai aspek manajemen perusahaan.
Ia menyebutkan, pembenahan tersebut juga menjadi bagian dari upaya menindaklanjuti berbagai catatan dalam laporan pemeriksaan lembaga pengawasan, termasuk laporan hasil pemeriksaan dari BPKP.
Dengan adanya pendampingan dari pihak akademisi Universitas Riau, diharapkan PT SPP mampu melakukan perbaikan sistem secara menyeluruh sehingga tidak lagi menyisakan persoalan dalam aspek tata kelola perusahaan.
“Harapannya ke depan perusahaan bisa semakin sehat secara manajemen dan tidak lagi meninggalkan catatan negatif dalam laporan pemeriksaan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Imam menegaskan bahwa peningkatan tata kelola perusahaan tersebut juga diarahkan untuk mendorong kontribusi PT SPP terhadap pendapatan daerah.
Sebagai BUMD, PT SPP diharapkan mampu berperan lebih optimal dalam menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi Pekanbaru.
“Jika sistem pengelolaan perusahaan berjalan baik, maka kinerja perusahaan juga akan meningkat. Pada akhirnya hal ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap PAD Kota Pekanbaru,” tutupnya.***












